Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Gercep, Kemdiktisaintek Tunjuk Prof Ali Rokhman Jadi Plt Rektor Unsoed
Advertisement . Scroll to see content

BREAKING NEWS Kasus Pemerasan Jalur Mandiri Unsoed, KPK Periksa Periksa 3 Warek dan 4 Dosen

Selasa, 15 September 2026 | 13:38 WIB
  • author Achmad Al Fiqri
BREAKING NEWS Kasus Pemerasan Jalur Mandiri Unsoed, KPK Periksa Periksa 3 Warek dan 4 Dosen
KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap tujuh orang saksi dari lingkungan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto pada Selasa (15/9/2026). Foto: Dok

JAKARTA, INewsPurwokerto.id — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap tujuh orang saksi dari lingkungan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto pada Selasa (15/9/2026). Langkah ini dilakukan guna mengusut kasus dugaan pemerasan dan gratifikasi dalam proses penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi negeri tersebut.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyampaikan bahwa pemeriksaan saksi digelar di Polresta Banyumas. Deretan jajaran yang dipanggil meliputi Wakil Rektor Bidang Akademik (Warek I) berinisial NF, Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan (Warek II) berinisial KPP, serta Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Humas (Warek IV) berinisial WH. Selain pejabat rektorat, penyidik juga memanggil empat akademisi, yakni NS yang merupakan Guru Besar FISIP, serta tiga dosen dari Fakultas Peternakan (MS), Fakultas Hukum (WK), dan Fakultas Kedokteran (UG).

Pengusutan ini merupakan kelanjutan dari pembongkaran praktik korupsi penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri yang diduga melibatkan jajaran pejabat Unsoed, termasuk Rektor Akhmad Sodiq. Berdasarkan temuan KPK, dari total kuota 245 kursi jalur mandiri, sebanyak 73 kursi disinyalir telah diatur secara khusus untuk calon mahasiswa yang menyetorkan sejumlah uang pemerasan.

Editor: Vitrianda Hilba Siregar

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut