Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kisah Perjuangan Mia, Ibu Hamil yang Rela Motoran 13 Jam Demi Mudik dari Tangerang ke Cilacap
Advertisement . Scroll to see content

Hingga Pekan Ini 1,1 Juta Liter Air Bersih Disalurkan untuk 24 Ribu Lebih Warga di Cilacap

Senin, 10 Agustus 2026 | 11:48 WIB
  • author Elde Joyosemito
Hingga Pekan Ini 1,1 Juta Liter Air Bersih Disalurkan untuk 24 Ribu Lebih Warga di Cilacap
BPBD Cilacap terus mengintensifkan penyaluran bantuan air bersih bagi warga yang terdampak kekeringan sebanyak 1.184.000 liter air bersih. (Foto: Istimewa)

CILACAP, iNewsPurwokerto.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap terus mengintensifkan penyaluran bantuan air bersih bagi warga yang terdampak kekeringan. Hingga pekan ini sebanyak 1.184.000 liter air bersih telah didistribusikan ke 29 desa di 13 kecamatan.

Bantuan tersebut telah menjangkau 8.691 kepala keluarga atau sebanyak 24.934 jiwa yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat musim kemarau.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cilacap Taryo mengatakan, total distribusi air bersih hingga 8 Agustus mencapai 232 tangki.

"Total distribusi air bersih sampai dengan 8 Agustus 2026 mencapai 1.184.000 liter atau setara dengan 232 tangki," kata Taryo .

Dari total bantuan tersebut, sebanyak 450.000 liter atau 90 tangki air bersih bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Cilacap.

Sementara itu, 734.000 liter atau 142 tangki lainnya berasal dari dukungan program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) serta sejumlah lembaga kemanusiaan.

Menurut Taryo, wilayah terdampak kekeringan yang telah menerima bantuan tersebar di sejumlah kecamatan, di antaranya Nusawungu, Jeruklegi, Gandrungmangu, Patimuan, Kampunglaut, Adipala, Wanareja, Kawunganten, Banjarsari, Dayeuhluhur, Kedungreja, dan Sidareja.

Penyaluran air bersih dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kebutuhan masyarakat dan kondisi di masing-masing wilayah.

"Pada Sabtu kemarin, BPBD bersama para mitra kembali menyalurkan lima tangki air bersih ke lima desa di tiga kecamatan," ujarnya.

Lima desa tersebut meliputi Desa Kubangkangkung dan Desa Kalijeruk di Kecamatan Kawunganten, Desa Ujungalang dan Desa Panikel di Kecamatan Kampunglaut, serta Desa Karangjantung di Kecamatan Gandrungmangu.

Setiap desa mendapat satu tangki air bersih. Penyaluran tersebut didukung sejumlah pihak, seperti LazisMU Kabupaten Cilacap, LazisMU-CAT, Siaga Peduli Kabupaten Cilacap, dan Garuda Nusantara 08.

Selain itu, BPBD Cilacap juga melibatkan berbagai unsur dalam penanganan kekeringan, antara lain PMI Kabupaten Cilacap, Pertamina Patra Niaga, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy, Kodim 0703/Cilacap, NU Peduli Cilacap, CSR anggota DPR RI, serta PT SBI Tbk.

Taryo memastikan distribusi air bersih akan terus dilakukan selama warga di wilayah terdampak masih membutuhkan bantuan.

"Kami memastikan penyaluran bantuan air bersih akan terus dilakukan selama masyarakat masih membutuhkan, dengan mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan di masing-masing wilayah terdampak kekeringan," katanya.

Selain menyalurkan bantuan, BPBD Cilacap terus memantau perkembangan kondisi kekeringan dan membuka layanan posko penanggulangan bencana selama 24 jam.

Masyarakat juga diimbau menggunakan air bersih secara bijak serta tidak melakukan pembakaran sampah maupun lahan secara sembarangan. Pasalnya, kondisi cuaca yang kering berpotensi meningkatkan ancaman kebakaran.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada selama musim kemarau, menghemat penggunaan air, dan tidak melakukan pembakaran terbuka yang dapat memicu kebakaran," pungkas Taryo.

Editor: EldeJoyosemito

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut