Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kisah Perjuangan Mia, Ibu Hamil yang Rela Motoran 13 Jam Demi Mudik dari Tangerang ke Cilacap
Advertisement . Scroll to see content

Kekeringan Kian Parah di Cilacap, Musim Hujan Diprediksi Mundur hingga Desember

Senin, 19 Oktober 2026 | 16:58 WIB
  • author Elde Joyosemito
Kekeringan Kian Parah di Cilacap, Musim Hujan Diprediksi Mundur hingga Desember
Dampak kekeringan di Kabupaten Cilacap pada musim kemarau 2026 meluas hingga 95 desa dan kelurahan yang tersebar di 20 kecamatan. (Foto: PMI Cilacap)

CILACAP, iNewsPurwokerto.id - Dampak kekeringan di Kabupaten Cilacap pada musim kemarau 2026 meluas hingga 95 desa dan kelurahan yang tersebar di 20 kecamatan. Jumlah tersebut melampaui catatan musim kemarau 2023 yang berdampak terhadap 85 desa dan kelurahan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap Taryo mengatakan, perluasan wilayah terdampak menjadi perhatian pemerintah daerah, terutama dalam memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat selama musim kemarau.

“Jumlah wilayah terdampak kekeringan pada 2026 melampaui catatan musim kemarau 2023 yang juga dipengaruhi fenomena El Nino,” kata Taryo di Cilacap, Senin (19/10/2026).

Meski demikian, jumlah wilayah terdampak saat ini masih di bawah hasil pemetaan BPBD Cilacap yang mengidentifikasi 105 desa dan kelurahan di 20 kecamatan berpotensi mengalami kekeringan.

Menurut Taryo, pemerintah daerah terus mengupayakan penyaluran bantuan air bersih untuk membantu masyarakat yang mengalami keterbatasan sumber air. Upaya tersebut dilakukan karena musim kemarau diperkirakan masih berlangsung dalam beberapa pekan ke depan.

Berdasarkan prakiraan BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap, awal musim hujan 2026/2027 di wilayah Cilacap diperkirakan terjadi pada dasarian kedua November hingga dasarian pertama Desember 2026. Waktu tersebut mundur sekitar dua hingga lebih dari tiga dasarian atau sekitar 20–30 hari dibandingkan kondisi normal.

“Total distribusi bantuan air bersih hingga 19 Oktober 2026 telah mencapai 1.829 tangki atau setara 9,239 juta liter untuk memenuhi kebutuhan 31.239 keluarga atau 70.557 jiwa yang terdampak kekeringan,” ujarnya.

Editor: EldeJoyosemito

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut