get app
inews
Aa Text
Read Next : Embun Beku Kembali Selimuti Dieng, Wisatawan Berburu Momen Bun Upas 

Libur Panjang Akhir Pekan, Kawasan Dieng Diserbu Wisatawan

Minggu, 16 Agustus 2026 | 07:25 WIB
header img
Objek wisata Kawah Sikidang di kawasan Dataran Tinggi Dieng, di perbatasan antara Banjarnegara dan Wonosobo ramai dipadati wisatawan. (Foto: Istimewa)

DIENG, iNewsPurwokerto.id — Objek wisata Kawah Sikidang di kawasan Dataran Tinggi Dieng, di perbatasan antara Banjarnegara dan Wonosobo, Jawa Tengah, ramai dipadati wisatawan pada momentum libur panjang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Wisatawan dari berbagai daerah memanfaatkan masa liburan untuk menikmati panorama alam sekaligus melihat aktivitas vulkanik Kawah Sikidang secara langsung. Selain itu, ada juga yang menikmati di kawasan Ratapan Angin yang dapat melihat panorama Telaga Warna dari atas. 

Salah seorang wisatawan asal Kabupaten Jepara, Sonia, mengatakan dirinya sengaja memilih Dieng karena penasaran dengan kondisi kawah yang selama ini hanya dilihat melalui foto maupun video.

"Saya ingin melihat kawahnya secara langsung karena penasaran. Pemandangannya bagus, ada asap seperti awan," kata Sonia pada Sabtu (15/8/2026).

Menurut dia, kunjungannya ke Kawah Sikidang merupakan pengalaman pertama. Meski kondisi objek wisata cukup ramai, suasana kawasan tersebut tetap menarik untuk dinikmati.

Hal senada disampaikan Swandita, wisatawan asal Purwokerto. Ia mengaku mendapatkan pengalaman berbeda karena di daerah asalnya tidak terdapat objek wisata dengan semburan uap panas seperti di Kawah Sikidang.

"Ini amazing banget karena di Purwokerto tidak ada. Kami datang bersama-sama untuk refreshing. Semburan uap panas seperti ini jarang kami lihat," ujar Swandita.

Ia menilai Kawah Sikidang tidak sekadar menawarkan keindahan alam, tetapi juga memberikan pengalaman edukatif. Karena itu, menurut dia, objek wisata tersebut cocok menjadi pilihan rekreasi bersama keluarga.

"Ini juga wisata edukasi, jadi sangat mendidik kalau untuk liburan bersama keluarga," katanya.

Wisatawan lainnya asal Purwokerto, Bayu mengatakan dirinya menikmati suasana wisata di kawasan Ratapan Angin, Dieng, terutama panorama alam yang terlihat dari ketinggian. Dari lokasi tersebut, wisatawan dapat menyaksikan Telaga Warna dan Telaga Pengilon yang dikelilingi perbukitan hijau.

Menurut Bayu, suasana sejuk dan pemandangan alam yang indah membuat kunjungannya terasa menyenangkan. Ia juga menikmati kesempatan untuk bersantai sekaligus mengabadikan panorama alam Dieng dari gardu pandang Ratapan Angin.

"Saya sangat menikmati wisata di sini. Pemandangannya bagus sekali, apalagi bisa melihat Telaga Warna dan Telaga Pengilon dari atas. Udaranya juga sejuk, jadi cocok untuk refreshing dan menikmati suasana alam," kata Bayu.

Sementara itu, Kepala Bidang Kelembagaan Sumber Daya Manusia dan Pemasaran Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Dinparbud) Kabupaten Banjarnegara Eko Sri Wurjani Juniasih mengatakan jumlah wisatawan ke kawasan Dieng cenderung mengalami peningkatan saat akhir pekan panjang dan musim libur sekolah.

Menurut dia, sebagian besar wisatawan yang berkunjung ke Dieng datang bersama keluarga sehingga momentum libur panjang menjadi salah satu periode dengan tingkat kunjungan tinggi.

"Kalau long weekend atau saat anak-anak sekolah libur, memang kunjungannya meningkat. Wisatawan yang datang ke Dieng kebanyakan keluarga," ujarnya.

Ia menyebutkan, rata-rata kunjungan wisatawan pada hari biasa masih berada di bawah 5.000 orang per hari. Sementara pada akhir pekan, jumlahnya dapat menembus 10.000 wisatawan atau lebih.

Tren peningkatan kunjungan juga terlihat dalam beberapa bulan terakhir, terutama sejak Juni hingga Agustus. Pada Juni, jumlah wisatawan yang tercatat berkunjung ke kawasan Dieng mencapai sekitar 50.000 hingga 60.000 orang.

Mengantisipasi lonjakan wisatawan selama libur panjang HUT ke-81 RI, Dinparbud Banjarnegara menambah personel untuk memperkuat pelayanan di sejumlah destinasi wisata, terutama kawasan Dataran Tinggi Dieng.

Petugas yang biasanya bertugas pada hari kerja diperbantukan untuk mengantisipasi peningkatan aktivitas wisatawan pada akhir pekan dan masa liburan.

Selain pelayanan, aspek keselamatan dan kenyamanan pengunjung juga menjadi perhatian. Pengelola memberikan arahan khusus kepada wisatawan lanjut usia maupun pengunjung yang membawa balita agar tidak menggunakan jalur tertentu yang dinilai kurang sesuai.

"Khusus lansia dan yang membawa balita, dari pintu depan sudah kami beri arahan agar tidak melewati jalur tertentu yang kondisinya kurang sesuai," kata Wurjani.

Meski demikian, Wurjani mengakui kawasan sekitar Kawah Sikidang masih membutuhkan penataan secara bertahap. Pembenahan tersebut diperlukan untuk meningkatkan kenyamanan sekaligus mendukung pelayanan bagi wisatawan yang terus meningkat.

Editor : EldeJoyosemito

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut