get app
inews
Aa Text
Read Next : Hasil Liga Inggris: Manchester United Pecundangi City, Arsenal dan Liverpool Tertahan

Hasil Liga Inggris: Liverpool Ditahan Newcastle, Manchester City Menang Comeback

Senin, 24 Agustus 2026 | 07:31 WIB
header img
Liverpool harus puas berbagi poin setelah ditahan Newcastle United 2-2 pada pekan pertama Liga Inggris. (Foto: Liverpool)

NEWCASTLE, iNewsPurwokerto.id - Liverpool harus puas berbagi poin setelah ditahan Newcastle United 2-2 pada pekan pertama Liga Inggris 2026-2027. Sementara itu, Manchester City sukses memetik kemenangan dramatis dengan mengalahkan Bournemouth 2-1 lewat aksi comeback.

Liverpool dan Manchester City sama-sama menjalani pertandingan pada Minggu (23/8/2026) malam WIB. The Reds selamat dari kekalahan melalui gol penalti Dominik Szoboszlai pada masa injury time, sedangkan The Citizens membalikkan keadaan di Stadion Etihad.

Liverpool Selamat dari Kekalahan di St. James' Park

Bertanding di Stadion St. James' Park, Liverpool sempat dua kali tertinggal dari Newcastle United. Tuan rumah membuka keunggulan lebih dulu melalui Anthony Elanga saat pertandingan baru berjalan lima menit.

Liverpool kemudian berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-55. Cody Gakpo mencatatkan namanya di papan skor untuk mengubah kedudukan menjadi 1-1.

Namun, keunggulan Liverpool tidak bertahan lama. Hanya dua menit berselang, Joe Willock kembali membawa Newcastle unggul 2-1.

The Reds terus melancarkan tekanan hingga akhir pertandingan. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil ketika wasit memberikan hadiah penalti pada masa tambahan waktu.

Dominik Szoboszlai yang menjadi eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna pada menit ke-90+9. Gol tersebut membuat skor berubah menjadi 2-2 dan menyelamatkan Liverpool dari kekalahan.

Andoni Iraola menilai gol yang tercipta pada menit akhir membuat Liverpool bisa menerima hasil imbang tersebut dengan perasaan yang berbeda.

"Saya rasa karena Anda mencetak gol di akhir pertandingan, Anda mungkin merasakan kepuasan yang lebih baik. Sebelum pertandingan, kami mungkin tidak akan menerima hasil ini," ujar Iraola dikutip dari laman resmi klub.

Dia menilai Liverpool pantas mendapatkan satu poin karena menunjukkan semangat juang tinggi dan tidak menyerah meski pertandingan hampir berakhir.

"Tapi memang benar bahwa saya pikir ini adalah sebuah penghargaan karena saya pikir kami tidak pernah menyerah, saya pikir kami telah memberikan banyak tekanan kepada Newcastle dan kami harus menunggu hingga akhir," katanya.

Meski demikian, Iraola merasa Liverpool seharusnya mampu mencetak gol lebih cepat. Menurutnya, gol pada fase yang lebih awal bisa membuat jalannya pertandingan berubah.

"Tapi saya pikir kami telah melakukan lebih dari cukup untuk mencetak gol itu. Dan saya pikir jika kami bisa mencetak gol sedikit lebih awal, mungkin jalannya pertandingan akan berpihak kepada kami," sambungnya.

Iraola juga menyoroti penyelesaian akhir Liverpool pada babak pertama. Menurutnya, tim memiliki sejumlah peluang di area pertahanan Newcastle, tetapi tidak mampu memaksimalkannya.

"Saya rasa di babak pertama kami tidak menyelesaikan peluang kami memiliki banyak bola di tepi kotak penalti, di dalam kotak penalti, di mana kami tidak menyelesaikan permainan, kami tidak menembak," jelasnya.

Kegagalan memanfaatkan peluang tersebut kemudian membuat Liverpool tertinggal lebih dulu. Newcastle mampu memaksimalkan momentum melalui gol Elanga.

"Sebenarnya, mereka menghukum kami pada gol pertama karena kami tidak menyelesaikannya dan itu adalah peluang yang jelas," ujarnya.

Permainan Liverpool membaik setelah turun minum. Iraola melihat timnya tampil lebih agresif dan mampu memberikan tekanan yang lebih besar kepada Newcastle.

"Saya rasa di babak kedua kami lebih menentukan. Gol dari Cody, memberikan lebih banyak tekanan, menciptakan lebih banyak bola mati, lebih banyak umpan silang, lebih banyak peluang di dalam kotak penalti," tuturnya.

Gol penalti Szoboszlai pada akhirnya memastikan Liverpool membawa pulang satu poin dari markas Newcastle.

"Saya rasa ini adalah penghargaan. Memang tidak banyak, hanya satu poin, tetapi setidaknya ini adalah sesuatu yang pantas kami dapatkan," tutup Iraola.

Hasil tersebut membuat Liverpool dan Newcastle sama-sama mengawali musim dengan koleksi satu poin.

Manchester City Bangkit Tekuk Bournemouth

Pada pertandingan lainnya, Manchester City meraih kemenangan comeback 2-1 atas Bournemouth di Stadion Etihad.

The Citizens sebenarnya tampil dominan sejak awal pertandingan. Rico Lewis menjadi salah satu pemain yang lebih dulu mengancam pertahanan Bournemouth, tetapi tembakannya masih mampu diamankan kiper Djordje Petrovic.

Erling Haaland juga memperoleh peluang emas pada menit ke-13. Namun, penyelesaian akhir penyerang asal Norwegia itu belum sempurna sehingga bola gagal berbuah gol.

Ketika Manchester City terus menekan, Bournemouth justru berhasil mencuri gol pada menit ke-26.

Evanilson mengirimkan umpan ke arah tiang jauh dan Marcus Tavernier berhasil membaca arah bola. Tavernier kemudian menuntaskan peluang tersebut untuk membobol gawang Gianluigi Donnarumma.

Bournemouth pun unggul 1-0 dan mampu mempertahankan keunggulan tersebut hingga turun minum.

Pada babak kedua, Bournemouth nyaris menggandakan keunggulan pada menit ke-52. Marc Guehi mendapat kesempatan melalui sundulan setelah menerima umpan dari situasi sepak pojok Elliot Anderson.

Namun, sundulan Guehi dari jarak dekat masih melenceng dari sasaran. Bournemouth pun gagal memanfaatkan peluang tersebut untuk memperbesar keunggulan.

Manchester City terus meningkatkan intensitas serangan. Haaland sempat mendapatkan peluang pada menit ke-71 melalui tembakan kaki kiri dari dalam kotak penalti, tetapi usahanya belum mengarah tepat ke gawang.

Tiga menit berselang, Haaland kembali memperoleh kesempatan. Namun, penyelesaian akhirnya terlalu lemah sehingga Petrovic dapat mengamankan bola.

Tekanan Manchester City akhirnya menghasilkan gol penyeimbang pada menit ke-84.

Rayan Cherki mengirimkan bola dari situasi sepak pojok yang kemudian disambut sundulan Marc Guehi. Bola masuk ke gawang Bournemouth dan membuat skor berubah menjadi 1-1.

Gol tersebut membangkitkan semangat Manchester City untuk mengejar kemenangan. Drama pun terjadi pada masa injury time.

Josko Gvardiol sempat mencetak gol melalui tembakan mendatar. Namun, wasit awalnya menganulir gol tersebut karena Gvardiol dinilai berada dalam posisi offside.

Keputusan itu kemudian ditinjau melalui Video Assistant Referee (VAR). Setelah pemeriksaan dilakukan, gol Gvardiol akhirnya disahkan.

Manchester City pun berbalik unggul 2-1. The Citizens berhasil mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir.

Kemenangan tersebut menjadi awal yang positif bagi Manchester City dalam persaingan Liga Inggris 2026-2027. Meski sempat tertinggal, pasukan The Citizens menunjukkan kemampuan untuk bangkit dan memastikan tiga poin di hadapan pendukung sendiri.

Editor : EldeJoyosemito

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut