Bersawa Warga Lokal, Mahasiswa Jepang Pelajari Pemulihan Pascabencana di Desa Serang Purbalingga
PURBALINGGA, iNewsPurwokerto.id – Mahasiswa dari Ibaraki University, Jepang, mempelajari proses pemulihan masyarakat dan lingkungan pascabencana banjir bandang di Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Joint Community-Service Program 2026 yang diselenggarakan International Relations Office (IRO) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) bersama Ibaraki University. Program mengangkat tema Recovery from Natural Disaster dan berlangsung selama tujuh hari, 17-23 Agustus 2026.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa Jepang didampingi Prof. Tatsuo Sato melakukan pengamatan langsung terhadap kondisi masyarakat dan lingkungan Desa Serang yang sebelumnya terdampak banjir bandang.
Rombongan juga didampingi Komunitas Dharma Bhakti Patanjala bersama warga lokal yang tergabung dalam Edelweis Adventure. Pendampingan dilakukan untuk memberikan gambaran mengenai kondisi wilayah serta pengalaman masyarakat menghadapi bencana.
Salah satu lokasi yang menjadi perhatian adalah Dusun Gunung Malang. Kawasan tersebut termasuk wilayah yang terdampak cukup parah ketika banjir bandang menerjang.
Di lokasi, mahasiswa mendapat penjelasan mengenai kondisi sebelum dan setelah bencana, mulai dari perubahan lingkungan, aliran air, dampak terhadap permukiman hingga kerusakan lahan pertanian milik warga.
Pengetahuan masyarakat setempat menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran. Warga menjelaskan kondisi geografis wilayah, karakter aliran air, jenis tanaman yang dibudidayakan hingga perubahan lingkungan yang terjadi setelah bencana.
Mahasiswa volunteer IRO Unsoed, Rivai Pasaribu, mengatakan kegiatan tersebut memiliki cakupan yang lebih luas daripada sekadar mempelajari penanganan bencana.
Editor: EldeJoyosemito