get app
inews
Aa Text
Read Next : Jejak Sejarah Stasiun Gombong, Simpul Transportasi KA Sejak 1887

Penerbangan Soetta Terganggu Abu Vulkanik, KAI Daop 5 Tambah Dua KA ke Jakarta

Minggu, 06 September 2026 | 17:01 WIB
header img
Daop 5 Purwokerto menambah dua perjalanan kereta api yang dapat menjadi pilihan transportasi bagi masyarakat.(Foto: Istimewa)

PURWOKERTO, iNewsPurwokerto.id — Gangguan penerbangan akibat indikasi sebaran abu vulkanik di wilayah Jabodetabek membuat mobilitas masyarakat menuju Jakarta dan sekitarnya ikut terdampak. Karena kondisi tersebut, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 5 Purwokerto menambah dua perjalanan kereta api yang dapat menjadi pilihan transportasi bagi masyarakat.

Penambahan perjalanan dilakukan menyusul penutupan sementara Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Cengkareng, Tangerang. Dua kereta tambahan tersebut melayani perjalanan menuju Stasiun Gambir, Jakarta.

Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto M. As’ad Habibuddin mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari kesiapan KAI dalam menghadapi perubahan pola mobilitas masyarakat akibat terganggunya transportasi udara.

“KAI Daop 5 Purwokerto berupaya hadir memberikan alternatif perjalanan bagi masyarakat yang membutuhkan transportasi, khususnya akibat adanya penutupan sementara Bandara Soekarno-Hatta,” kata As’ad.

Adapun kereta tambahan pertama melayani rute Yogyakarta-Gambir. KA tersebut berangkat dari Stasiun Yogyakarta pada Minggu (6/9/2026) pukul 18.20 WIB dan dijadwalkan tiba di Stasiun Purwokerto pukul 20.47 WIB.

Dari Purwokerto, kereta kembali diberangkatkan menuju Gambir pada pukul 20.55 WIB.

Kereta tambahan kedua melayani perjalanan Malang-Gambir. Kereta berangkat dari Malang pada Minggu (6/9/2026) pukul 20.15 WIB dan dijadwalkan tiba di Stasiun Purwokerto pada Senin (7/9/2026) pukul 04.56 WIB.

Setelah berhenti di Purwokerto, perjalanan menuju Gambir dilanjutkan pada pukul 05.00 WIB.

As’ad menambahkan, KAI akan terus mengikuti perkembangan kondisi di wilayah Jabodetabek dan berkoordinasi dengan pihak terkait. Hal itu dilakukan untuk memastikan operasional perjalanan kereta api tetap memperhatikan aspek keselamatan sekaligus menjaga kualitas pelayanan kepada penumpang.

“Kami akan terus memantau perkembangan situasi dan melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan perjalanan kereta api tetap aman dan pelayanan kepada pelanggan berjalan optimal,” ujarnya.

Di sisi lain, KAI mengingatkan masyarakat agar tetap memperhatikan kesehatan apabila berada di wilayah yang terdampak abu vulkanik. Penggunaan masker dan kacamata pelindung dianjurkan untuk mengurangi risiko paparan abu.

Masyarakat juga diminta membatasi kegiatan di luar ruangan dan menghindari menyentuh mata, terutama setelah beraktivitas di lingkungan yang terpapar abu. Makanan dan minuman sebaiknya selalu ditutup rapat agar tidak terkontaminasi.

Bagi masyarakat yang mengalami keluhan kesehatan, seperti sesak napas atau iritasi akibat paparan abu, KAI mengimbau agar segera meminta bantuan kepada petugas.

Sementara itu, calon penumpang diminta mengecek informasi perjalanan sebelum berangkat. Pembaruan jadwal dan informasi layanan kereta api dapat dipantau melalui kanal resmi KAI, termasuk Contact Center KAI121 dan media sosial KAI121.

Editor : EldeJoyosemito

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut