Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Trans Banyumas Kembali Beroperasi 18 September, 52 Armada Layani 4 Koridor
Advertisement . Scroll to see content

Semangat Juang Jenderal Soedirman Dihidupkan Lewat Kirab Tandu di Purwokerto

Senin, 28 September 2026 | 07:30 WIB
  • author Elde Joyosemito
Semangat Juang Jenderal Soedirman Dihidupkan Lewat Kirab Tandu di Purwokerto
Kirab Tandu Soedirman digelar di Alun-Alun Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Minggu (27/9/2026). (Foto: Istimewa)

PURWOKERTO, iNewsPurwokerto.id - Kirab Tandu Soedirman digelar di Alun-Alun Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Minggu (27/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengingat kembali perjuangan Panglima Besar Jenderal Soedirman sekaligus mengajak generasi muda meneladani semangat pantang menyerah sang pahlawan.

Kirab Tandu Soedirman merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan HUT ke-76 Kodam IV/Diponegoro yang digelar Korem 071 Wijayakusuma.

Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono yang membuka kegiatan tersebut mengatakan, kirab tandu memiliki nilai sejarah dan menjadi sarana untuk mengenalkan kembali perjuangan Jenderal Soedirman kepada generasi muda.

Menurut Sadewo, Jenderal Soedirman merupakan salah satu putra terbaik Banyumas yang memiliki semangat perjuangan luar biasa. Dalam kondisi sakit dan keterbatasan fisik, Jenderal Soedirman tetap memimpin perjuangan secara gerilya dengan menggunakan tandu.

“Dalam kondisi sakit parah dan fisik yang sangat terbatas, beliau tetap memilih berjuang bergerilya dengan ditandu. Keterbatasan bukanlah alasan untuk menyerah. Semangat pantang menyerah inilah yang wajib diwarisi dan diteladani oleh generasi muda kita dalam kehidupan sehari-hari,” kata Sadewo.

Dia berharap nilai perjuangan tersebut tidak hanya dikenang sebagai bagian dari sejarah, tetapi juga dapat diterapkan generasi muda dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

Sadewo menilai Kirab Tandu Soedirman bersama Lomba Ketangkasan Baris-Berbaris (LKBB) juga menjadi sarana pembentukan karakter. Kegiatan tersebut mengajarkan kedisiplinan, kekompakan, kerja sama, serta nilai kebangsaan.

“Dari baris-berbaris, kita belajar bahwa untuk mencapai tujuan, kita tidak bisa berjalan sendiri. Harus ada ketaatan pada aturan, saling mendengarkan, saling menguatkan, dan menempatkan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi,” ujarnya.

Selain mengajak generasi muda meneladani Jenderal Soedirman, Sadewo juga menyampaikan apresiasi atas peran TNI selama ini. Dalam momentum HUT ke-81 TNI, dia berharap TNI semakin solid dan semakin dekat dengan masyarakat.

Sadewo juga meminta para peserta LKBB menjunjung tinggi sportivitas serta menjadikan kegiatan tersebut sebagai pengalaman untuk membangun kedisiplinan dan karakter.

Sementara itu, Komandan Korem 071 Wijayakusuma Kolonel Inf Sidik Wiyono mengatakan kehadiran replika tandu Jenderal Soedirman dalam kegiatan tersebut memiliki pesan khusus bagi generasi muda Banyumas.

Menurutnya, Jenderal Soedirman merupakan sosok yang patut menjadi teladan karena dikenal memiliki kesederhanaan, kekuatan, semangat perjuangan, serta kedekatan dengan masyarakat dan para prajuritnya.

“Tandu-tandu Soedirman ini hadir untuk mengingatkan generasi muda di Banyumas bahwa kita semua adalah 'cicit-cicit' dari Jenderal Soedirman, pahlawan nasional yang patut kita teladani. Beliau dikenal dengan kesederhanaannya, kekuatannya, serta kedekatannya dengan masyarakat,” kata Sidik.

Sidik mengatakan Jenderal Soedirman tetap berjuang meski kondisi kesehatannya tidak memungkinkan untuk menjalani perjuangan secara normal. Semangat tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi penerus.

“Walaupun dalam kondisi sakit, beliau tetap berjuang pantang menyerah dan sangat dekat dengan anggotanya, sehingga ke mana pun beliau pergi selalu dicintai masyarakat. Mudah-mudahan kegiatan ini dapat membawa manfaat bagi adik-adik peserta semuanya,” ujarnya.

Selain Kirab Tandu Soedirman, rangkaian kegiatan juga diisi LKBB yang diikuti sembilan kontingen SMA dan SMK. Peserta merupakan perwakilan dari masing-masing Kodim di wilayah Korem 071 Wijayakusuma.

Sidik mengatakan LKBB tidak semata-mata diarahkan untuk mencari pemenang. Kegiatan tersebut juga menjadi media untuk melatih mental, kedisiplinan, kekompakan, serta kesadaran berorganisasi para peserta.

“Lomba ini digelar dengan tujuan untuk melatih tim, melatih masyarakat, dan melatih pemuda untuk berdisiplin, menaati aturan, serta sadar akan posisinya, siapa yang memimpin dan siapa yang dipimpin,” katanya.

Dia berharap nilai-nilai yang diperoleh peserta selama mengikuti LKBB dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kekompakan dari baris-berbaris ini diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Sidik.

Kirab Tandu Soedirman dan LKBB tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga ingatan kolektif mengenai perjuangan Jenderal Soedirman, khususnya di Banyumas sebagai daerah yang memiliki keterkaitan sejarah dengan sosok Panglima Besar tersebut.

Editor: EldeJoyosemito

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut