Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Gelar Bakti Sosial di Kemranjen, PMI Layani Ratusan Warga
Advertisement . Scroll to see content

Terbanyak di Jateng, 416 Pendonor Banyumas Terima Penghargaan Gubernur

Rabu, 30 September 2026 | 06:48 WIB
  • author Elde Joyosemito
Terbanyak di Jateng, 416 Pendonor Banyumas Terima Penghargaan Gubernur
Sebanyak 416 pendonor darah sukarela asal Kabupaten Banyumas menerima penghargaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. (Foto: PMI Banyumas)

PURWOKERTO, iNewsPurwokerto.id – Sebanyak 416 pendonor darah sukarela asal Kabupaten Banyumas menerima penghargaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah atas dedikasi mereka yang telah mendonorkan darah sebanyak 50 dan 75 kali.

Penghargaan tersebut diberikan dalam acara penghargaan pendonor darah sukarela tingkat Jawa Tengah yang berlangsung di Balairung Astina Hotel Semarang, Selasa (29/9/2026).

Secara keseluruhan, terdapat 2.347 pendonor di Jawa Tengah yang menerima penghargaan. Mereka terdiri atas 1.742 pendonor yang telah mencapai 50 kali donor dan 605 pendonor yang telah mencapai 75 kali donor.

Kabupaten Banyumas tercatat sebagai daerah dengan jumlah penerima penghargaan terbanyak. Dari 416 pendonor tersebut, sebanyak 302 orang telah mendonorkan darah 50 kali, sedangkan 114 orang telah mencapai 75 kali donor.

Jumlah tersebut lebih tinggi dibandingkan daerah lainnya. Kota Semarang berada di urutan berikutnya dengan 269 pendonor, terdiri atas 171 pendonor 50 kali dan 98 pendonor 75 kali. Kemudian Kota Surakarta dengan 246 pendonor, Kabupaten Klaten 102 pendonor, dan Kabupaten Kudus 98 pendonor.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi kepada para pendonor sebagai bentuk apresiasi atas konsistensi mereka membantu masyarakat melalui donor darah sukarela.

Ahmad Luthfi mengapresiasi para pendonor yang secara sukarela telah berulang kali menyumbangkan darah tanpa mengharapkan imbalan.

“Bapak-ibu pendonor darah ini adalah orang hebat dan tangguh. Karena kalau kita disuntik vaksin sekali saja sudah mengeluh. Sedangkan Bapak/Ibu ini sudah 50 kali (sejumlah 1.743 orang) dan 75 kali (sejumlah 605 orang) ditusuk jarum dengan sukarela. Tidak dibayar. Tidak minta balasan. Datang sendiri ke PMI. Duduk. Donor. Pulang. Kalau bukan karena hati yang luar biasa, tidak mungkin bisa,” ujar Ahmad Luthfi.

Penghargaan tersebut diberikan kepada pendonor dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Tengah. Kabupaten Banyumas menjadi daerah dengan jumlah penerima penghargaan paling banyak, yakni mencapai 416 orang.

Konsisten Membantu Sesama

Ketua PMI Kabupaten Banyumas Nungky Harry Rachmat mengatakan penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap konsistensi para pendonor dalam membantu memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat.

Menurut Nungky, donor darah bukan semata-mata persoalan seberapa banyak atau seberapa sering seseorang menyumbangkan darah. Lebih dari itu, donor darah merupakan bentuk kepedulian dan semangat gotong royong untuk membantu sesama.

“Bukan tentang berapa banyak, tetapi konsistensi untuk mendonorkan darah yang menggambarkan semangat gotong royong. Dan penghargaan ini bukan akhir dari perjuangan, sehingga semoga para peserta bisa terus mendonorkan darahnya untuk sesama,” ungkap Nungky.

Penghargaan bagi pendonor darah sukarela yang telah mencapai 50 dan 75 kali donor tingkat Jawa Tengah rutin diberikan setiap tahun. Penghargaan tersebut menjadi bentuk penghormatan kepada masyarakat yang secara konsisten mendonorkan darah secara sukarela.

Tingginya partisipasi masyarakat dalam kegiatan donor darah membuat Banyumas menjadi salah satu daerah yang rutin mengirimkan pendonor dalam jumlah besar untuk menerima penghargaan tersebut.

PMI Kabupaten Banyumas berharap penghargaan itu tidak hanya menjadi bentuk apresiasi bagi para pendonor, tetapi juga mendorong mereka untuk terus berdonor sekaligus menginspirasi masyarakat lainnya menjadi pendonor darah sukarela.

Konsistensi ratusan pendonor Banyumas menunjukkan bahwa kepedulian terhadap sesama dapat diwujudkan melalui aksi sederhana, yakni mendonorkan darah untuk membantu memenuhi kebutuhan darah dan menyelamatkan nyawa.

Editor: EldeJoyosemito

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut