Krisis Air Bersih Kian Parah, BPBD Cilacap Distribusikan 6,7 Juta Liter untuk 62 Ribu Warga
CILACAP, iNewsPurwokerto.id – Dampak kekeringan di Kabupaten Cilacap terus meluas. Hingga 30 September 2026, BPBD Cilacap telah menyalurkan sekitar 6,7 juta liter air bersih kepada warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari.
Kepala Pelaksana BPBD Cilacap Taryo mengatakan, bantuan tersebut disalurkan menggunakan 1.316 tangki air ke sejumlah wilayah terdampak kekeringan.
"Total distribusi air bersih sampai dengan 30 September 2026 mencapai 1.316 tangki atau setara 6.700.000 liter," kata Taryo pada Kamis (1/10/2026).
Menurut Taryo, bantuan air bersih tersebut telah menjangkau 29.453 kepala keluarga (KK) atau sebanyak 62.633 jiwa. Mereka tersebar di 82 desa yang berada di 19 kecamatan di Kabupaten Cilacap.
Dari total bantuan yang telah disalurkan, sebanyak 1.475.000 liter atau setara 298 tangki bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Cilacap.
Sedangkan 5.225.000 liter lainnya, atau setara 1.018 tangki, merupakan bantuan dari berbagai pihak melalui program corporate social responsibility (CSR).
Distribusi air bersih dilakukan di sejumlah wilayah yang mengalami dampak kekeringan. Wilayah tersebut meliputi Kecamatan Nusawungu, Jeruklegi, Gandrungmangu, Patimuan, Kampung Laut, Adipala, Wanareja, Kawunganten, Bantarsari, Cimanggu, Dayeuhluhur, Kedungreja, Sidareja, Cipari, Kroya, Kesugihan, Cilacap Tengah, Majenang, dan Karangpucung.
Di Kecamatan Nusawungu, bantuan disalurkan ke Desa Klumprit dan Kedungbenda. Sementara di Kecamatan Jeruklegi, distribusi mencakup Desa Karangkemiri, Mandala, Sawangan, Prapagan, Citepus, dan Jeruklegi Kulon.
Bantuan juga dikirim ke sejumlah desa di Kecamatan Gandrungmangu, antara lain Desa Cinangsi, Kertajaya, Gintungreja, Karanggintung, Layansari, Sidaurip, Karanganyar, Cisumur, dan Muktisari.
Di Kecamatan Patimuan, distribusi air bersih menyasar Desa Cimrutu, Rawaapu, Sidamukti, Bulupayung, dan Patimuan. Sementara di Kecamatan Kampung Laut, bantuan diberikan kepada warga Desa Ujungalang dan Panikel.
Sejumlah wilayah lainnya yang mendapat bantuan air bersih antara lain Desa Karangbenda, Kecamatan Adipala, serta desa-desa yang berada di Kecamatan Wanareja, Kawunganten, Bantarsari, Cimanggu, Dayeuhluhur, Kedungreja, Sidareja, Cipari, Kroya, Kesugihan, Majenang, dan Karangpucung.
Untuk Kecamatan Cilacap Tengah, distribusi air bersih dilakukan di Kelurahan Kutawaru. Sedangkan di Kecamatan Karangpucung, bantuan disalurkan ke Desa Sindangbarang.
Taryo mengatakan, distribusi air bersih dilakukan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga yang terdampak kekeringan, terutama masyarakat di wilayah yang mengalami keterbatasan sumber air.
"Penyaluran air bersih dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di wilayah yang terdampak kekeringan," ujarnya.
BPBD Cilacap bersama sejumlah pihak hingga kini masih memantau kondisi di lapangan. Penyaluran bantuan air bersih akan terus disesuaikan dengan kebutuhan warga serta perkembangan dampak kekeringan di masing-masing wilayah.
Editor: EldeJoyosemito