Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Tumpukan Kasur dan Pakaian Bikin Api Cepat Membesar, Rumah Warga Kebumen Terbakar
Advertisement . Scroll to see content

Kebakaran di Belakang Pasar Panican Purbalingga, Ruko dan Rumah Terbakar

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:58 WIB
  • author Elde Joyosemito
Kebakaran di Belakang Pasar Panican Purbalingga, Ruko dan Rumah Terbakar
Kebakaran menghanguskan sebuah rumah toko (ruko) semi permanen di belakang Pasar Desa Panican, Kecamatan Kemangkon, Kabupaten Purbalingga, Minggu (4/10/2026). (Foto: Istimewa)

PURBALINGGA, iNewsPurwokerto.id – Kebakaran menghanguskan sebuah rumah toko (ruko) semi permanen di belakang Pasar Desa Panican, Kecamatan Kemangkon, Kabupaten Purbalingga, Minggu (4/10/2026) siang. Api kemudian merembet dan membakar rumah semi permanen yang berada di sebelahnya.

Kapolsek Kemangkon AKP Heri Iskandar mengatakan, kebakaran pertama kali diketahui warga setelah melihat kepulan asap dari bagian atap ruko milik Panggih (45).

Saat kejadian, ruko tersebut dalam kondisi kosong karena pemiliknya sedang pergi ke masjid. Warga yang mengetahui munculnya asap kemudian berteriak meminta pertolongan dan berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.

“Api yang dengan cepat membesar kemudian merembet ke bangunan rumah semi permanen milik Ludianto (42) yang berada di sampingnya,” kata Heri.

Kejadian tersebut selanjutnya dilaporkan kepada Polsek Kemangkon dan petugas pemadam kebakaran. Petugas pemadam yang tiba di lokasi langsung melakukan upaya pemadaman hingga api berhasil dikendalikan dan dipastikan padam sepenuhnya.

Berdasarkan pemeriksaan awal, kebakaran diduga dipicu korsleting pada instalasi listrik di dalam ruko milik Panggih. Api kemudian membesar dan menjalar ke bangunan di sebelahnya.

“Hasil pemeriksaan diduga kebakaran berasal dari korsleting pada instalasi listrik di ruko milik Panggih. Api membesar hingga merembet ke rumah di sebelahnya,” ujar Heri.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, ruko semi permanen berukuran sekitar 3 x 5 meter beserta seluruh isinya ludes terbakar. Kerugian materi akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp300 juta.

Sementara itu, rumah semi permanen milik Ludianto turut terbakar. Kerugian akibat kerusakan bangunan tersebut ditaksir sekitar Rp59 juta.

Kapolsek Kemangkon mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran akibat gangguan instalasi listrik.

Warga juga diminta memeriksa kondisi jaringan dan peralatan listrik secara berkala guna mencegah terjadinya korsleting.

Editor: EldeJoyosemito

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut