Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Diduga akibat Kelalaian Bakar Sampah, Lahan 1,3 Hektare di Karanganyar Kebumen Terbakar
Advertisement . Scroll to see content

El Nino Berlanjut, Polisi di Kebumen Intensifkan Patroli di Kawasan Rawan Kebakaran

Minggu, 13 September 2026 | 06:51 WIB
  • author Elde Joyosemito
El Nino Berlanjut, Polisi di Kebumen Intensifkan Patroli di Kawasan Rawan Kebakaran
Polres Kebumen meningkatkan patroli di sejumlah wilayah yang dinilai rawan kebakaran. (Foto: Polres Kebumen)

KEBUMEN, iNewsPurwokerto.id – Risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) meningkat selama musim kemarau. Kondisi vegetasi dan lahan yang kering membuat api lebih mudah muncul serta cepat merambat.

Mengantisipasi kondisi tersebut, Polres Kebumen meningkatkan patroli di sejumlah wilayah yang dinilai rawan kebakaran. Langkah ini dilakukan untuk mencegah munculnya titik api sekaligus mempercepat penanganan apabila terjadi kebakaran.

Salah satunya patroli pencegahan karhutla dilakukan Polres Kebumen melalui Polsek Prembun di wilayah Desa Kabuaran, Kecamatan Prembun.

Petugas menyusuri sejumlah lokasi yang berpotensi mengalami kebakaran. Selain memantau kondisi lingkungan, polisi juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu munculnya api.

Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan patroli merupakan bagian dari upaya pencegahan karhutla, terutama saat kondisi lahan mengering akibat musim kemarau.

“Patroli ini merupakan langkah pencegahan. Di tengah musim kemarau, kondisi lahan yang kering membuat potensi kebakaran meningkat,” kata AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, Sabtu (12/9/2026).

Menurutnya, pencegahan tidak bisa hanya dilakukan setelah kebakaran terjadi. Kehadiran petugas di lapangan juga diperlukan untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi munculnya api.

Editor: EldeJoyosemito

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut