Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Diduga akibat Kelalaian Bakar Sampah, Lahan 1,3 Hektare di Karanganyar Kebumen Terbakar
Advertisement . Scroll to see content

Detik-Detik Penjual Sayur di Kebumen Disabet Golok Saat Berjualan di Kebumen

Senin, 12 Oktober 2026 | 14:38 WIB
  • author Elde Joyosemito
Detik-Detik Penjual Sayur di Kebumen Disabet Golok Saat Berjualan di Kebumen
Polisi olah TKP dalam peristiwa seorang penjual sayur keliling mengalami luka serius setelah diduga diserang menggunakan golok oleh seorang pria. (Foto: Istimewa)

KEBUMEN, iNewsPurwokerto.id – Seorang penjual sayur keliling berinisial P (47), warga Desa Bonosari, Kecamatan Sempor, Kabupaten Kebumen mengalami luka serius setelah diduga diserang menggunakan golok oleh seorang pria, Senin (12/10/2026). Korban saat ini menjalani perawatan medis di RSU Palang Biru Gombong.

Kapolres Kebumen AKBP Rachmad C. Yusuf mengatakan, terduga pelaku berinisial A (34) telah diamankan polisi bersama warga tidak lama setelah kejadian. Pria tersebut diketahui memiliki riwayat gangguan kesehatan jiwa dan masih menjalani pengobatan rutin.

“Setelah kejadian, pelaku masuk ke dalam rumah. Petugas bersama warga kemudian melakukan pengamanan dengan dibantu anggota keluarga pelaku,” kata Rachmad.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WIB di halaman rumah terduga pelaku, Dukuh Igir Gadung, Desa Kedungjati, Kecamatan Sempor. Saat itu, korban tengah berjualan sayur keliling dan melayani seorang warga yang hendak membeli pisang.

Tanpa diduga, terduga pelaku datang dari arah belakang dan menyerang korban menggunakan golok. Sabetan pertama mengenai leher bagian belakang. Korban yang berusaha membalikkan badan untuk menangkis serangan kembali mengalami luka akibat sabetan pada punggung tangan kanan.

Korban kemudian berlari ke arah timur untuk mencari pertolongan. Di lokasi tersebut, dia bertemu dua warga yang segera memberikan bantuan serta menghubungi tetangga dan pemerintah desa.

Korban selanjutnya dilarikan ke RSU Palang Biru Gombong untuk mendapatkan penanganan medis. Berdasarkan pemeriksaan awal, korban mengalami sejumlah luka terbuka dan harus menjalani operasi.

“Informasi dari tim medis, kondisi korban sejauh ini stabil. Korban masih menjalani penanganan medis, termasuk operasi akibat luka yang dideritanya,” ujar Rachmad.

Sementara itu, setelah melakukan penyerangan, terduga pelaku masuk ke rumahnya. Petugas kepolisian bersama warga dan anggota keluarga kemudian melakukan pendekatan untuk mengamankan pria tersebut.

Menurut Rachmad, petugas bersama keluarga juga membujuk terduga pelaku agar bersedia kembali menjalani pengobatan. Setelah diamankan, pria itu dievakuasi ke RSUD Banyumas sesuai rujukan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Polisi juga memperoleh keterangan dari sejumlah tetangga bahwa terduga pelaku beberapa kali dilaporkan mengamuk. Adapun pihak keluarga menyampaikan bahwa yang bersangkutan masih menjalani pengobatan secara rutin.

Penanganan kasus tersebut dilakukan setelah polisi menerima laporan dari Kepala Desa Kedungjati, Hamid Isnaeni. Personel Polsek Sempor bersama unsur TNI, tenaga kesehatan, pemerintah desa, dan warga kemudian mendatangi lokasi kejadian.

Petugas melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan saksi, mengamankan barang bukti, serta mengevakuasi terduga pelaku untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Kapolres Kebumen mengimbau masyarakat segera berkoordinasi dengan pemerintah desa, tenaga kesehatan, atau kepolisian apabila menemukan kondisi yang berpotensi membahayakan keselamatan orang lain.

Dia juga mengingatkan pentingnya penanganan yang tepat terhadap orang dengan gangguan kesehatan jiwa, dengan mengutamakan keselamatan, pendampingan keluarga, serta akses terhadap layanan kesehatan.

Editor: EldeJoyosemito

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut