Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Setelah 4 Tahun Terhenti, Jembatan Permanen Cibun Kembali Dibangun
Advertisement . Scroll to see content

Dulu 1 Jam Kini Cuma 10 Menit, Jalan Baru TMMD Batang Bikin Akses ke Kawasan Industri 

Rabu, 14 Oktober 2026 | 06:58 WIB
  • author Elde Joyosemito
Dulu 1 Jam Kini Cuma 10 Menit, Jalan Baru TMMD Batang Bikin Akses ke Kawasan Industri 
Pembangunan jembatan mempercepat akses masyarakat menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang (KITB). (Foto: Korem 071 Wijayakusuma)

BATANG, iNewsPurwokerto.id – Pembangunan jalan penghubung sepanjang 987 meter di Desa Sembung, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, diharapkan mempercepat akses masyarakat menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang (KITB). 

Melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-130, waktu perjalanan yang sebelumnya mencapai satu jam ditargetkan dapat dipangkas menjadi sekitar 10 menit.

Jalan baru tersebut disiapkan sebagai jalur alternatif bagi warga, terutama pekerja yang beraktivitas di kawasan industri serta petani yang mengangkut hasil panen. Pembangunan ini menjadi salah satu sasaran utama TMMD untuk meningkatkan konektivitas dan mendukung kegiatan ekonomi masyarakat pedesaan.

Program TMMD Reguler ke-130 secara resmi dibuka Bupati Batang M Faiz Kurniawan di Lapangan Desa Sembung, Selasa (13/10/2026). Kegiatan tersebut melibatkan TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat sebagai bentuk kerja sama dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan.

Faiz mengatakan, pembangunan jalan penghubung itu diharapkan memberikan kemudahan bagi warga Desa Sembung yang bekerja di KITB. Selain menghemat waktu perjalanan, akses baru tersebut juga akan memperlancar mobilitas masyarakat dari dan menuju desa.

“Ini upaya untuk menjadikan akses baru bagi warga Sembung yang bekerja di KITB, sehingga akan lebih efisien waktu tempuhnya. Tentu perbaikan infrastruktur ini juga berdampak pada kemudahan mobilitas warga, baik menuju Sembung maupun sebaliknya,” kata Faiz.

Jalan yang dibangun menggunakan konstruksi rabat beton dengan panjang 987 meter, lebar tiga meter, dan ketebalan 12 sentimeter. Infrastruktur tersebut diharapkan menjadi pilihan perjalanan yang lebih efisien dibandingkan jalur yang selama ini digunakan warga.

Kepala Desa Sembung Muhammad Untung mengatakan, akses jalan baru itu sangat dibutuhkan masyarakat. Selain memudahkan pekerja menuju kawasan industri, keberadaannya juga akan membantu petani membawa hasil panen dengan lebih cepat.

Editor: EldeJoyosemito

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut