Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Bupati Sadewo Pastikan Warga Desil 1-5 di Banyumas Tetap Bisa Berobat Gratis
Advertisement . Scroll to see content

Banyumas Telah Raih 23 Emas, Berikut Medali yang Diperoleh Hari Ini

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:55 WIB
  • author Elde Joyosemito
Banyumas Telah Raih 23 Emas, Berikut Medali yang Diperoleh Hari Ini
Kontingen Kabupaten Banyumas terus menambah perolehan medali dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026. (Foto: iNewsPurwokerto)

SEMARANG, iNewsPurwokerto.id – Kontingen Kabupaten Banyumas terus menambah perolehan medali dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026. 

Hingga Kamis (29/10/2026) malam, Banyumas telah mengoleksi 23 medali emas, 42 perak, dan 45 perunggu dari berbagai cabang olahraga yang dipertandingkan.

Perjuangan atlet Banyumas dalam memburu medali di Porprov mendapat apresiasi dari Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Setya Arinugroho. Dukungan tersebut diharapkan menambah motivasi para atlet untuk terus berjuang mengharumkan nama Kabupaten Banyumas.

Apresiasi itu disampaikan Setya Ari saat mengunjungi sejumlah arena pertandingan di GOR Jatidiri, Semarang, Kamis (29/10/2026). Dalam kunjungan tersebut, ia menyaksikan langsung perjuangan atlet Banyumas yang bertanding pada cabang olahraga (cabor) renang, panjat tebing, hingga menembak.

Menurut Setya Ari, perjuangan para atlet yang mewakili Banyumas di ajang olahraga tingkat provinsi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri. Ia menilai semangat dan kerja keras atlet patut mendapat dukungan dari berbagai pihak.

“Kebanggaan tersendiri bagi saya bisa menyaksikan langsung adik-adik kita berjuang di ajang Porprov Jateng ini,”katanya.

Sejumlah medali emas tambahan diperoleh dari cabang olahraga menembak, sepatu roda, dan atletik. Para atlet Banyumas menunjukkan persaingan ketat untuk mengharumkan nama daerah dalam ajang olahraga tingkat Jawa Tengah tersebut.

Salah satu penampilan menonjol datang dari atlet menembak Athari Zahra yang berhasil memborong tiga medali emas. Secara keseluruhan, tim menembak Banyumas mengumpulkan tiga emas, tiga perak, dan dua perunggu dari sejumlah nomor pertandingan.

Athari meraih emas pada nomor Air Rifle Women (ARW) 10 meter individu, Mixed Team Air Rifle (AR), serta beregu putri Team ARW. Pada nomor Mixed Team Air Rifle, Al Arthur turut menyumbangkan emas, sedangkan Salma Arum Nadhifah menjadi bagian dari tim putri peraih emas.

Athari mengaku bersyukur atas pencapaian tersebut. Ia menyebut dukungan rekan setim dan pelatih serta latihan rutin menjadi bagian penting dalam persiapannya menghadapi Porprov.

“Sangat senang, sangat bersyukur juga karena dukungan dari teman-teman dan pelatih juga,” kata Athari seusai menerima medali emas, Kamis (29/10).

Menurut dia, para atlet menjalani latihan rutin setiap pekan dan mengikuti pemusatan latihan atau training camp selama satu bulan sebelum bertanding.

Salma Arum Nadhifah juga mengungkapkan kebahagiaannya setelah berhasil meraih medali bersama Athari.

“Saya sangat bersyukur mendapatkan medali ini karena sama tim saya ini, Mbak Athari,” ujarnya.

Selain emas, tim menembak Banyumas juga memperoleh medali perak dan perunggu. Alif Satria Bahari menyumbangkan dua perak dari nomor Air Pistol Men (APM) 10 meter individu dan Mixed Team Air Pistol (AP).

Kirana Aulia Zahra menambah perak dari nomor Mixed Team Air Pistol serta perunggu dari nomor Team Air Pistol Women (APW). Medali lainnya diperoleh Aqnar Zakiyarta Imssu yang meraih perak dan Nico Tanzil yang menyumbangkan perunggu dari nomor tembak reaksi.

Ketua cabang olahraga menembak Banyumas, Agus Nur Hadie, mengatakan pencapaian tersebut melampaui target awal. Tim sebelumnya menargetkan dua medali emas, tetapi berhasil meraih tiga emas di tengah keterbatasan atlet.

“Targetnya dua emas, tapi alhamdulillah melampaui target. Apalagi saat ini lagi berat karena atlet kita ada yang diambil nasional,” kata Agus.

Sepatu Roda Sumbang Emas dari Team Sprint

Tambahan emas Banyumas juga datang dari cabang olahraga sepatu roda. Pasangan Rafa Rhaditya Ghaisan dan Gemilang Kharisma Sukma berhasil menjadi yang tercepat pada nomor team sprint 200 meter putra.

Keduanya mencatat waktu 46,099 detik untuk menempati posisi pertama dalam babak final. Pertandingan berlangsung ketat hingga pergantian atlet atau switching di lintasan.

Banyumas yang semula berada di posisi ketiga berhasil melesat ke urutan teratas setelah dua pesaingnya, Kota Semarang dan Kota Surakarta, terjatuh saat pergantian atlet.

Pelatih sepatu roda Banyumas, Dwi Oko, mengatakan timnya semula memperkirakan akan meraih medali perunggu. Namun, situasi di lintasan berubah ketika kedua pesaing mengalami insiden.

“Awalnya kami di posisi ketiga dan sudah mengunci perunggu. Namun, saat pergantian atlet, tim Kota Semarang dan Surakarta terjatuh. Setelah itu, Banyumas bisa masuk ke posisi pertama,” kata Dwi Oko.

Kesempatan tersebut dimanfaatkan Rafa dan Gemilang untuk menyelesaikan perlombaan dengan catatan waktu terbaik. Mereka unggul 0,714 detik dari Kabupaten Banjarnegara yang finis di posisi kedua dengan waktu 46,813 detik dan meraih perak.

Kota Semarang menempati posisi ketiga dengan catatan waktu 49,490 detik, sedangkan Kota Surakarta berada di urutan keempat dengan waktu 50,729 detik.

Hasil tersebut memastikan Banyumas meraih emas pada nomor team sprint 200 meter putra sekaligus menambah perolehan medali kontingen dalam persaingan Porprov Jateng 2026.

Estafet Putra Pertahankan Tradisi Emas

Cabang olahraga atletik turut menyumbangkan emas melalui nomor estafet 4x400 meter putra. Kuartet Riko Adi Prayogi, Farel Hafish Zackari, Yofi Safarudin Fais, dan Fani Setiawan berhasil finis di posisi pertama.

Prestasi tersebut sekaligus mempertahankan tradisi juara Banyumas pada nomor estafet 4x400 meter putra. Sebelumnya, Banyumas meraih emas pada Porprov 2018 dan 2023 sehingga keberhasilan tahun ini menggenapkan hattrick emas.

Pelatih atletik Banyumas, Fitri Anasari, mengapresiasi perjuangan para atlet yang mampu mempertahankan gelar meski tampil dengan susunan tim berbeda.

“Alhamdulillah, dengan formasi baru, emas nomor 4x400 meter putra tetap menjadi milik Banyumas. Kami mempertahankan gelar yang diraih pada 2018 dan 2023,” kata Fitri.

Selain emas dari tim putra, atlet estafet putri Banyumas juga menyumbangkan medali perunggu pada nomor 4x400 meter putri. Medali tersebut diraih kuartet Juwita Bunga Lestari, Salfa Salsabila Fitrianty, Anggun Raffa Setiona, dan Kamelia Nur Maylani.

Tim pelatih atletik yang terdiri atas Winda Prasepti, Fitri Anasari, Kristianingrun, dan Kandarto menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Banyumas dan masyarakat atas dukungan terhadap perjuangan atlet.

Perjuangan tim atletik Banyumas belum berakhir. Mereka masih membidik tambahan medali dari nomor estafet 4x100 meter putra dan putri yang dijadwalkan berlangsung Kamis sore (29/10/2026).

Pada Jumat (30/10/2026), atlet Banyumas kembali bertanding pada nomor tolak peluru putri dan lari gawang 100 meter putri.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Banyumas dan seluruh masyarakat atas dukungan yang diberikan kepada tim atletik Banyumas. Mohon doa dan dukungannya karena perjuangan masih berlanjut,” ujar Fitri mewakili tim pelatih.

Cabang olahraga akuatik turut menambah perolehan medali Banyumas melalui Zidandio Budiansyah yang meraih emas pada nomor 50 meter gaya punggung putra. 

Tim estafet putra menyumbangkan medali perak dari nomor 4x100 meter gaya bebas putra, sedangkan Callysta Anwar Rahayu meraih perunggu pada nomor 100 meter gaya dada putri. 

Dengan tambahan medali dari menembak, sepatu roda, atletik dan renang, Banyumas terus menjaga peluang untuk meningkatkan perolehan medali hingga berakhirnya Porprov XVII Jawa Tengah 2026.
 

Editor: EldeJoyosemito

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut