Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Penanganan Kedaruratan Siaga SAR Khusus Melonjak hingga 400 Persen
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Lebaran Soeharto, Tak Beri Uang Lembaran pada Ponakan, Tapi Tabanas!

Minggu, 08 Mei 2022 | 18:36 WIB
  • author Abdul Malik Mubarok
Kisah Lebaran Soeharto, Tak Beri Uang Lembaran pada Ponakan, Tapi Tabanas!
Presiden Soeharto dan Ibu Tien menyapa seorang bayi dalam sebuah sebuah kunjungan. FOTO/REPRO KOLEKSI MUSEUM PURNA BHAKTI PERTIWI

Arissetyanto menuturkan bahwa ia mulai puasa penuh satu bulan saat usia 10 tahun. Seperti lebaran tahun-tahun sebelumnya, dirinya bersama keluarga silaturahmi ke kediaman Presiden Soeharto.

Pak Harto yang mengetahui dirinya mampu menjalankan puasa secara penuh akhirnya memberikan hadiah istimewa. Bukan uang tunai atau mainan untuk anak kecil tapi berupa tabungan.

"Melalui Ibu Tien, Pak Harto berkenan memberi saya hadiah berupa Tabanas," tutur Ari.

Dari hadiah itu, Ari mengaku mendapatkan pelajaran berharga. Bahwa orang yang berprestasi hendaknya diberikan penghargaan dan seseorang harus selalu mempersiapkan bekal untuk kehidupan hari esok dengan menabung.

Menjelang Hari Raya Idul Fitri, kata Ari, Pak Harto dan Ibu Tien biasanya membagi-bagikan bingkisan untuk keluarga, kerabat, dan karyawan. Masing-masing mendapatkan kain batik bagi wanita dan bahan jas bagi laki-laki. Kain dan bahan itu diharapkan dipakai saat bersilaturahmi ke Cendana.

"Di sini saya memahami bahwa penyeragaman tidak selalu berkonotasi buruk. Kami diajari bahwa walaupun dengan status sosial yang sudah sedemikian tinggi, kami harus tetap memiliki rasa kesetiakawanan sosial," katanya.

 

Editor: Arbi Anugrah

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut