“Teruslah membangun komunikasi dan sinergi dengan sesama guru penggerak. Kolaborasi ini akan menjadi pondasi yang kuat untuk menghadapi tantangan masa depan,” tambahnya.
Koordinator Seksi Program Pendidikan Guru Penggerak, Sugeng Riyadi, menjelaskan bahwa karya yang dipanen dalam lokakarya ini merupakan media pembelajaran inovatif yang dirancang berdasarkan kebutuhan siswa. Fokus pembelajaran diarahkan pada pengembangan potensi siswa, dengan harapan mereka dapat lebih kreatif dan percaya diri dalam mengeksplorasi kemampuan diri.
“Program ini melibatkan 473 guru dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP, hingga SMA dan SMK. Langkah ini menjadi upaya besar untuk memajukan pendidikan yang lebih berbasis kebutuhan dan potensi siswa, serta menghadirkan suasana belajar yang aktif dan menyenangkan,” tutur Sugeng.
Acara ini kembali menegaskan komitmen Banyumas untuk memajukan pendidikan melalui peran aktif guru penggerak. Dengan dukungan dan kolaborasi yang terus terjalin, para guru penggerak diharapkan mampu menciptakan pendidikan berkualitas yang relevan dengan tantangan zaman. Langkah ini diyakini akan membangun generasi muda Banyumas yang siap menghadapi masa depan dengan penuh percaya diri.
Editor : Arbi Anugrah
Artikel Terkait