Krisbiyantoro juga mengingatkan seluruh pelanggan untuk selalu memeriksa kembali barang bawaannya sebelum meninggalkan kereta.
"Kami sangat mengharapkan kesadaran para penumpang untuk lebih teliti dalam membawa barang pribadi mereka. Sebelum turun dari kereta, luangkan waktu sejenak untuk memeriksa kembali tempat duduk, rak bagasi, dan area sekitar. Kami ingin memastikan pengalaman perjalanan yang nyaman dan bebas dari kehilangan barang," ujarnya.
Meskipun sistem Lost and Found berjalan efektif, Krisbiyantoro menegaskan bahwa mencegah kehilangan tetap menjadi langkah terbaik agar perjalanan tetap nyaman dan bebas dari kekhawatiran.
Selain layanan Lost and Found, KAI Daop 5 Purwokerto juga mencatat lonjakan signifikan jumlah penumpang selama periode angkutan Lebaran 2025 (21 Maret – 3 April 2025) yakni sebanyak 188.076 penumpang naik dan 333.172 penumpang yang tiba di stasiun-stasiun wilayah Daop 5 Purwoketo.
Untuk keberangkatan dan kedatangan pada tanggal 3 April 2025, tercatat 26.620 penumpang yang berangkat dari Daop 5 dan 21.810 penumpang tiba di Daop 5 Purwokerto.
Sedangkan Stasiun Purwokerto masih menjadi pusat kepadatan dengan jumlah penumpang yang berangkat sebanyak 6.878 penumpang dan kedatangan 6.636 penumpang dan stasiun Kutoarjo sebanyak 5.076 penumpang dan kedatangan 3.728 penumpang pada hari ini (3/4).
Dalam periode 21 Maret hingga 3 April 2025, Stasiun Purwokerto mencatatkan total 69.095 penumpang yang berangkat dan 91.658 penumpang yang tiba dan Stasiun Kutoarjo mencatatkan total 28.246 penumpang yang berangkat dan 62.773 penumpang yang tiba.
Editor : Arbi Anugrah
Artikel Terkait