PURWOKERTO, iNewsPurwokerto.id - Pemkab Banyumas melakukan penataan kelembagaan melalui perubahan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) sebagai upaya strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mempercepat pembangunan daerah.
Langkah tersebut ditandai dengan pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Administrasi oleh Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono, Kamis (1/1/2026), di Pendopo Si Panji Purwokerto.
Pelantikan dihadiri Wakil Bupati Banyumas Lintarti, Sekretaris Daerah Kabupaten Banyumas Agus Nur Hadie, serta sejumlah pejabat dan tamu undangan lainnya.
Bupati Sadewo menegaskan bahwa perubahan SOTK telah melalui kajian dan pertimbangan matang dengan mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan, kebutuhan organisasi, serta dinamika pelayanan publik yang terus berkembang.
Ia menekankan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan integritas, tanggung jawab, dan kerja nyata untuk masyarakat.
“Penataan organisasi ini bukan sekadar formalitas administratif, melainkan ikhtiar bersama untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif dan efisien. Tujuan akhirnya adalah peningkatan kualitas pelayanan publik dan percepatan pembangunan daerah,” ujar Sadewo.
Sadewo meminta seluruh pejabat yang dilantik agar segera menyesuaikan diri dengan tugas dan fungsi baru. Ia mendorong percepatan kinerja dengan meninggalkan pola kerja lama yang dinilai berbelit dan tidak adaptif terhadap perubahan.
Menurutnya, kepemimpinan yang lincah dan kolaboratif menjadi kunci agar organisasi mampu merespons persoalan secara cepat dan progresif. Ia juga menekankan pentingnya menghapus sekat-sekat ekosektoral antarperangkat daerah agar pembangunan berjalan selaras dan saling mendukung.
Perubahan kelembagaan ini, lanjut Sadewo, diarahkan untuk mendukung penuh pelaksanaan program-program strategis Bupati dan Wakil Bupati. Seluruh perangkat daerah diminta menjadikan program tersebut sebagai acuan utama dalam perumusan kebijakan dan pelaksanaan kegiatan.
Kepada pejabat pimpinan tinggi pratama, Sadewo berpesan agar mampu menjadi pemimpin sekaligus teladan dalam membangun budaya kerja profesional dan berorientasi hasil. Sementara pejabat administrasi diharapkan menjadi motor penggerak organisasi agar setiap program berjalan sesuai perencanaan.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Banyumas Eko Prijanto menyampaikan bahwa pelantikan kali ini melibatkan 159 pejabat dari berbagai jenjang jabatan. Rinciannya, sebanyak 11 orang menduduki Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama eselon II, serta 148 orang pejabat administrator eselon III dan pengawas eselon IV.
Eko menjelaskan, pergeseran jabatan didominasi oleh pejabat lama yang menempati posisi baru sebagai dampak perubahan SOTK. Selain itu, terdapat rotasi dan promosi jabatan.
Dalam pelantikan tersebut, jabatan Kepala Badan Pendapatan Daerah kini resmi diisi oleh Sugeng Amin, yang sebelumnya menjabat Kepala Satpol PP.
Sejumlah penyesuaian juga dilakukan dalam SOTK baru, di antaranya penggabungan Dinas Kesehatan dengan RSUD Ajibarang dan RSUD Banyumas secara administratif, tanpa mengubah eselonisasi di dalamnya.
Selain itu, Krisianto yang sebelumnya menjabat Kepala DPPKBP3A kini dipercaya sebagai Kepala Satpol PP Banyumas menggantikan Sugeng Amin. Adapun posisi Kepala Dinas Sosial hingga kini masih kosong karena sebelumnya dilebur dalam struktur Permades.
Terkait kekosongan jabatan tersebut, Eko menyampaikan bahwa pemerintah daerah tengah mengkaji langkah lanjutan. “Bapak Bupati akan mempertimbangkan apakah pengisian dilakukan melalui seleksi terbuka atau mekanisme mutasi,” pungkasnya.
Editor : EldeJoyosemito
Artikel Terkait
