PURWOKERTO, iNewsPurwokerto.id - Masifnya penggunaan perangkat elektronik tidak hanya menambah jumlah pengguna, tetapi juga memperpanjang durasi paparan layar setiap hari. Kondisi tersebut berdampak pada kesehatan mata, salah satunya keluhan mata kering atau dry eye yang kerap dianggap ringan. Padahal, gangguan ini dapat menurunkan kenyamanan sekaligus produktivitas dalam beraktivitas.
Menjawab persoalan tersebut, Klinik Utama Mata JEC Anwari Purwokerto menghadirkan layanan Dry Eye Spa, sebuah inovasi perawatan mata yang memadukan terapi medis dengan konsep relaksasi layaknya spa.
Dengan layanan ini, JEC Anwari tercatat sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertama di wilayah Jawa Tengah bagian selatan yang menyediakan perawatan Dry Eye Spa.
Kepala Klinik Utama Mata JEC Anwari Purwokerto, dr. Kukuh Prasetyo, SpM, ChM, mengungkapkan bahwa jumlah pasien dengan keluhan mata kering tergolong sangat tinggi. Sepanjang 2023 hingga 2024, tercatat sekitar 72 ribu pasien datang dengan keluhan serupa.
Menurut dr. Kukuh, penyebab mata kering bersifat multifaktorial dan tidak selalu mudah ditentukan secara spesifik. Faktor lingkungan, kebiasaan menatap layar dalam waktu lama (screen time), usia, kondisi hormonal, hingga konsumsi obat-obatan turut berpengaruh. Selain itu, penyakit penyerta seperti hipertensi dan diabetes juga dapat memperparah kondisi mata kering.
“Jika dibiarkan, mata kering bisa memicu peradangan pada permukaan mata. Peradangan ini justru memperburuk kondisi mata kering sehingga membentuk siklus yang berulang. Akibatnya, mata terasa perih, lelah, atau mengganjal, dan aktivitas pun menjadi kurang nyaman,” jelas dr. Kukuh pada Minggu (11/1/2026).
Secara medis, mata kering ditandai dengan terganggunya kestabilan lapisan air mata serta adanya kerusakan atau peradangan pada permukaan mata.
Menariknya, Dry Eye Spa tidak hanya ditujukan bagi penderita mata kering, tetapi juga dapat dimanfaatkan oleh siapa saja untuk menjaga kenyamanan mata sekaligus relaksasi.
“Semua orang boleh menjalani Dry Eye Spa. Bahkan tanpa pemeriksaan dokter jika tujuannya hanya relaksasi. Cukup dilakukan sebulan sekali, meski dilakukan lebih sering juga tidak menjadi masalah,” ujarnya.
Dari sisi biaya, layanan ini dinilai terjangkau. Manager Operasional JEC Anwari Purwokerto, Awaludin, menyebutkan biaya pendaftaran dikenakan satu kali sebesar Rp25 ribu, sementara tarif layanan Dry Eye Spa sebesar Rp150 ribu.
Editor : EldeJoyosemito
Artikel Terkait
