KEBUMEN, iNewsPurwokerto.id – Sebanyak 4.546 buruh pabrik rokok, petani, dan buruh tani tembakau di Kabupaten Kebumen menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) 2026.
Masing-masing penerima mendapatkan bantuan total Rp600.000 yang disalurkan dalam dua tahap, masing-masing sebesar Rp300.000. Bantuan tersebut ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga penerima manfaat.
Dari 4.546 penerima, sebanyak 2.369 orang merupakan buruh pabrik rokok. Sementara 2.177 penerima lainnya berasal dari kalangan petani dan buruh tani tembakau.
Bupati Kebumen Lilis Nuryani mengatakan, pada 2026 Kabupaten Kebumen mendapatkan alokasi DBHCHT sekitar Rp11,45 miliar. Dari anggaran tersebut, pemerintah daerah mengalokasikan sekitar Rp3,04 miliar untuk program BLT bagi pekerja dan pelaku usaha sektor tembakau.
“Pada tahun 2026, Kabupaten Kebumen memperoleh alokasi DBHCHT sekitar Rp11,45 miliar. Khusus untuk program BLT ini, Pemkab Kebumen menyiapkan anggaran sebesar Rp3,04 miliar,” ujar Lilis.
Berdasarkan jumlah penerima, total bantuan yang disalurkan mencapai sekitar Rp2,72 miliar. Pemerintah daerah mengimbau penerima memanfaatkan bantuan tersebut untuk memenuhi kebutuhan prioritas, antara lain pangan, pendidikan, dan kesehatan.
Editor : EldeJoyosemito
Artikel Terkait
