Bahagianya Pengungsi Bencana Purbalingga Dikunjungi Mantan Gubernur Ganjar Pranowo

Elde Joyosemito
Wajah cerah dan senyum tersungging terlihat di sejumlah pos pengungsian bencana banjir dan longsor Gunung Slamet saat dikunjungi Ganjar Pranowo. (Foto: iNewsPurwokerto)

PURBALINGGA, iNewsPurwokerto.id - Wajah cerah dan senyum tersungging terlihat di sejumlah pos pengungsian bencana banjir dan longsor Gunung Slamet di Kabupaten Purbalingga, Kamis (29/1/2026). Mereka tak menyangka bakal dikunjungi mantan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Mengenakan kemeja hitam dan celana khaki, Ganjar menyapa ribuan pengungsi. Lokasi yang didatangi Ganjar yakni Desa Sangkanayu Kecamatan Mrebet, pengungsian di Vila Sambas dan Gunung Malang di Desa Serang Kecamatan Karangreja, Desa Kutabawa Kecamatan Karangreja dan sejumlah lokasi lainnya.

Kehadirannya disambut hangat. Warga berebut menyalami, bahkan memeluk gubernur Jateng dua periode itu.

"Ya Allah pak Ganjar, kaget saya ndak nyangka bapak menengok kami. Bungah nemen yakin atine (bahagia sekali rasanya)," ucap Sabar Widodo (47) warga yang mengungsi di Vila Sambas Desa Serang Kecamatan Karangreja.

Dengan senyum khasnya, Ganjar menanyakan kondisi para pengungsi. Ia ingin memastikan para pengungsi sehat, makanan cukup serta kebutuhan lain aman.

"Bapak ibu sehat nggih?makanan cukup kan? Yang sabar ya, semoga segera pulih kembali," katanya.

Ia kemudian mengecek ke dalam lokasi pengungsian. Di sana, para pengungsi terlihat sedang antre melakukan cek kesehatan. Ada pula yang sibuk menyiapkan makanan.

Setidaknya ada 200 lebih pengungsi di lokasi itu. Mereka didominasi lansia serta anak-anak. "Kasurnya sudah banyak ya, selimut juga sudah ada. Sementara di sini dulu ya, sampai prosesnya selesai," kata Ganjar.

Kepala Desa Serang, Sugito mengatakan, warganya yang mengungsi berjumlah 2.300 lebih. Ia berterimakasih Ganjar datang membawa sejumlah bantuan. Terutama seragam, tas, buku dan alat tulis kepada ratusan pelajar yang terdampak bencana.

Di Kutabawa, sambutan masyarakat lebih meriah. Warga tidak lupa Ganjar pernah datang ke desa mereka pada 2018 saat menjabat gubernur. Saat itu Ganjar mampu menyelesaikan problem utama masyarakat, yakni persoalan air bersih.

Kades Kutabawa, Budiyono mengatakan, air bersih menjadi persoalan akut warganya. Sulitnya air memaksa mereka memanfaatkan air sungai yang keruh atau menampung air hujan. 

Tahun 2018 silam, Ganjar datang memberi bantuan pipa 17 kilometer untuk mengalirkan air bersih. Dampaknya signifikan. Selain mengatasi kebutuhan sehari-hari, air bersih membuat kesehatan masyarakat meningkat dan angka stunting turun drastis.

"Dengan bantuan air bersih dari pak Ganjar dulu, stunting turun. Dulu banyak, sekarang bisa nol stunting," jelasnya.

Sayangnya, pipa itu kini rusak diterjang banjir bandang. "Sekarang kami kesulitan air bersih lagi seperti dulu sebelum dibantu bapak. Kami bingung harus bagaimana," ucap Budiyono.

Meski Ganjar bukan lagi gubernur, Budiyono tetap berharap bisa memberi solusi perbaikan saluran air di desanya. "Semoga segera diperbaiki, karena kami sangat membutuhkannya," ucapnya.

Editor : EldeJoyosemito

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network