PURWOKERTO, iNewsPurwokerto.id — Pemkab Banyumas bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto mulai mengoptimalkan integrasi antarmoda transportasi dengan mengoperasikan pintu barat Stasiun Purwokerto sebagai akses bagi layanan Bus Trans Banyumas.
Langkah ini diharapkan mampu memperlancar mobilitas penumpang sekaligus mengurangi kepadatan di area stasiun.
Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, mengatakan pembukaan akses tersebut dilakukan untuk mengurai penumpukan kendaraan di pintu timur yang selama ini menjadi titik utama keluar-masuk penumpang.
Menurutnya, PT KAI telah melakukan penataan fasilitas di sisi barat sehingga kini jalur tersebut siap dilalui armada Trans Banyumas.
"Dengan jadwal kedatangan bus setiap 15 menit, penumpang kereta api kini memiliki kemudahan untuk langsung melanjutkan perjalanan menggunakan transportasi umum setibanya di Stasiun Purwokerto,"jelasnya.
Sadewo menilai kebijakan ini menjadi bagian penting dalam mendorong masyarakat beralih ke transportasi publik.
Ia juga menyoroti kinerja Trans Banyumas yang dinilai cukup baik, termasuk tingkat keterisian penumpang yang tergolong tinggi secara nasional. Menurutnya, kesadaran masyarakat untuk menggunakan angkutan umum juga terus meningkat.
Bupati turut menegaskan bahwa operasional Trans Banyumas bukan sepenuhnya bisnis pemerintah daerah. Layanan tersebut didukung investasi swasta dan dikelola oleh PT Banyumas Raya Transportasi yang merupakan konsorsium pengusaha transportasi lokal. Bahkan, sejumlah pemilik angkutan kota turut berpartisipasi dalam investasi armada secara kolektif.
Editor : EldeJoyosemito
Artikel Terkait
