Waspada Gunung Slamet! Aktivitas Naik, Radius Bahaya Diperluas

Elde Joyosemito
Peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Slamet, Badan Geologi memperluas zona aman menjadi radius 3 kilometer dari kawah puncak. (Foto: iNewsPurwokerto)

Selain itu, hasil pemantauan deformasi menunjukkan adanya pergerakan magma ke kedalaman yang lebih dangkal. Kondisi ini meningkatkan tekanan di dalam tubuh gunung dan berpotensi memicu erupsi.

“Tekanan di bawah permukaan meningkat dan memicu gempa dangkal, sehingga potensi erupsi tetap harus diwaspadai,” jelas Lana.

Ia menambahkan, potensi bahaya yang dapat terjadi meliputi lontaran material pijar, hujan abu, serta paparan gas vulkanik berkonsentrasi tinggi di sekitar kawah. Abu vulkanik juga dapat menyebar lebih luas mengikuti arah angin.

Badan Geologi mengimbau masyarakat, termasuk pendaki dan wisatawan, untuk tidak beraktivitas dalam radius yang telah ditetapkan. Pemantauan intensif akan terus dilakukan guna mengantisipasi perkembangan aktivitas Gunung Slamet.

“Masyarakat diharapkan tetap tenang, namun meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti informasi resmi dari pemerintah,” pungkasnya.

Editor : EldeJoyosemito

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network