Menurut Kesit, faktor pembeda utama terletak pada pendekatan Herdman kepada pemain. Ia menilai hubungan antara pelatih dan skuad kini terlihat lebih terbuka dan komunikatif.
“Pendekatannya sangat cair. Cara berkomunikasinya juga baik, sehingga mampu mengambil hati para pemain,” jelasnya.
Ia menambahkan, komunikasi yang efektif menjadi elemen penting dalam membangun performa tim di lapangan. Hubungan yang solid antara pelatih dan pemain diyakini akan berdampak langsung pada kualitas permainan.
Ke depan, Kesit menilai Timnas Indonesia masih memiliki peluang untuk berkembang lebih jauh di bawah arahan Herdman. Namun, ia menekankan pentingnya menjaga konsistensi dalam setiap pertandingan.
Dalam waktu dekat, Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi agenda FIFA Matchday pada Juni, sebelum tampil di Piala AFF 2026 yang berlangsung pada 24 Juli hingga 26 Agustus. Dengan masa persiapan yang lebih panjang, Herdman diharapkan mampu membawa tim tampil lebih stabil dan kompetitif di level internasional.
Editor : EldeJoyosemito
Artikel Terkait
