BANYUMAS, iNewsPurwokerto.id - Gerakan sosial berbasis pangan terus berkembang di daerah. Di Kabupaten Banyumas, sebuah inisiatif bertajuk sedekah sayur berhasil menjangkau 31 ribu warga dan menjadi contoh nyata kolaborasi antara perusahaan, petani, dan masyarakat.
Program digagas oleh Yayasan Amal Bunda dan PT Ethos Kreatif Indonesia mendapat apresiasi dari Ketua MPR Ahmad Muzani yang hadir meresmikan papan sedekah sayur ke-40 di kantor PT Ethos di Kecamatan Sumbang, Banyumas pada Minggu (26/4/2026).
Saat ini kini telah memberikan manfaat kepada sekitar 31 ribu penerima di Banyumas dan sekitarnya, termasuk wilayah Cilacap. Bantuan disalurkan secara rutin setiap pekan, tepatnya pada Jumat, Sabtu, dan Minggu.
Chairman PT Ethos, Mukit Hendrayatno, menjelaskan program tersebut merupakan bagian dari ekosistem sosial yang dibangun perusahaan. "Perusahaan tidak hanya fokus bisnis semata, melainkan juga program sosial. Saat ini, program ini telah menjangkau 31 penerima manfaat,"katanya.
Selain program sosial, pihaknya juga melakukan pengembangan masjid serta inkubasi teknologi sebagai bagian dari pemberdayaan masyarakat.
“Petani, peternak, dan anak muda kami rangkul dalam satu ekosistem,” ujarnya.
Program sedekah sayur sendiri bermula saat pandemi Covid-19, ketika kebutuhan pangan masyarakat meningkat yang dimulai
Ketua Yayasan Amal Bunda Anita Ratna Faoziyah mengungkapkan, inisiatif ini awalnya hanya berupa pengumpulan sayur untuk warga terdampak pandemi.
“Awalnya kami menghimpun sayuran untuk warga yang membutuhkan. Setelah pandemi, program ini tetap dilanjutkan dan terus berkembang hingga sekarang,” jelasnya.
Editor : EldeJoyosemito
Artikel Terkait
