Waspada! Banjir Rob Cilacap, Kebumen dan Purworejo, Ini Prakiraannya

Elde Joyosemito
Pantai di Cilacap (Foto : Elde Joyosemito).

CILACAP, iNewsPurwokerto.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir pesisir atau banjir rob yang diperkirakan melanda sejumlah wilayah pesisir di Indonesia, termasuk Jawa Tengah, hingga pertengahan Mei 2026.

Dalam keterangan resminya, Kamis (30/4/2026), BMKG menyebut fenomena fase bulan purnama yang terjadi pada 2 Mei 2026 berpotensi meningkatkan ketinggian muka air laut secara signifikan. 

Kondisi ini, ditambah dengan hasil pemantauan data water level dan prediksi pasang surut, meningkatkan risiko terjadinya banjir rob di sejumlah wilayah pesisir.

“Adanya fenomena fase bulan purnama berpotensi meningkatkan ketinggian air laut maksimum. Berdasarkan pantauan data dan prediksi pasang surut, banjir pesisir (rob) berpotensi terjadi di beberapa wilayah pesisir Indonesia,” tulis BMKG.

Untuk wilayah Jawa Tengah, BMKG memprakirakan banjir rob berpotensi terjadi di pesisir selatan, meliputi Cilacap, Kebumen, dan Purworejo pada 3 hingga 4 Mei 2026.

Sementara itu, potensi banjir rob juga diperkirakan meluas ke pesisir utara Jawa Tengah, seperti Semarang, Demak, Kota Pekalongan, Kabupaten Pekalongan, Batang, Kendal, hingga Jepara pada periode 5 hingga 12 Mei 2026.

BMKG mengingatkan bahwa banjir rob umumnya berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat di wilayah pesisir. Beberapa sektor yang berpotensi terdampak antara lain aktivitas bongkar muat di pelabuhan, kegiatan di permukiman pesisir, hingga usaha tambak garam dan perikanan darat.

Selain itu, genangan air laut juga berpotensi mengganggu akses transportasi dan aktivitas ekonomi warga di kawasan rawan rob.

BMKG mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal dan beraktivitas di wilayah pesisir, untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi potensi pasang maksimum air laut.

“Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan siaga dalam mengantisipasi dampak dari pasang maksimum air laut serta memperhatikan pembaruan informasi cuaca maritim dari BMKG,” demikian imbauan tersebut.

Dengan adanya peringatan dini ini, pemerintah daerah dan warga diharapkan dapat melakukan langkah antisipasi guna meminimalkan dampak yang ditimbulkan oleh banjir rob dalam beberapa hari ke depan.

Editor : EldeJoyosemito

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network