KEBUMEN, iNewsPurwokerto.id – Hamparan lahan di Desa Tlogowulung, Kecamatan Alian, yang selama ini identik dengan sawah tadah hujan kini menghadirkan wajah baru pertanian di Kabupaten Kebumen.
Melalui budidaya bawang merah, kawasan pegunungan tersebut mulai berkembang menjadi sentra hortikultura yang mampu meningkatkan produktivitas lahan sekaligus mendongkrak pendapatan petani.
Keberhasilan itu terlihat saat panen raya bawang merah yang berlangsung pada pekan lalu.
Bupati Kebumen Lilis Nuryani hadir langsung bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Kebumen untuk menyaksikan hasil budidaya yang kini dikembangkan di lahan seluas sekitar tiga hektare.
Menurut Lilis, keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa kawasan pegunungan memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi wilayah pertanian produktif apabila didukung inovasi dan kolaborasi berbagai pihak.
"Saya sangat bangga melihat hasil panen bawang merah di Desa Tlogowulung. Umbinya besar-besar dan hasilnya sangat baik. Ini membuktikan bahwa kawasan pegunungan juga mampu menghasilkan komoditas pertanian unggulan," ujar Lilis.
Ia menilai pengembangan bawang merah menjadi alternatif yang menjanjikan bagi petani dibandingkan mengandalkan tanaman padi yang selama ini terkendala keterbatasan air dan tingginya biaya produksi.
Editor : EldeJoyosemito
Artikel Terkait
