BANYUMAS, iNewsPurwokerto.id – Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Raya Ajibarang–Bumiayu, tepatnya di depan UPK Ajibarang, Desa Ajibarang Kulon, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas, Kamis (30/7/2026).
Seorang pejalan kaki lanjut usia meninggal dunia setelah tertabrak truk bermuatan kayu yang diduga hilang kendali akibat sopir mengantuk.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyumas, Iptu Metri Zul Utami, mengatakan korban berinisial RR (84), warga Desa Pancurendang, Kecamatan Ajibarang. Korban mengalami luka sangat serius dan sempat dievakuasi ke RSUD Ajibarang, namun nyawanya tidak tertolong.
"Korban mengalami luka berat berupa tangan kiri putus, kaki kanan putus, serta luka sobek pada bagian perut," ujar Metri.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, kecelakaan bermula saat truk bernomor polisi R-8436-OC yang dikemudikan KH (46), warga Kecamatan Rakit, Kabupaten Banjarnegara, melaju dari arah barat menuju timur dengan kecepatan sedang.
Sesampainya di lokasi kejadian, pengemudi diduga mengantuk sehingga kehilangan kendali. Truk kemudian bergerak ke sisi kanan jalan dan pertama kali menghantam korban yang sedang berjalan kaki.
Setelah menabrak pejalan kaki, laju truk tidak langsung berhenti. Kendaraan tersebut kembali menghantam sebuah mobil Daihatsu Gran Max bernomor polisi R-1309-FJ yang sedang terparkir di depan kios di sisi selatan jalan.
Truk baru berhenti setelah menabrak tiang telepon dan bangunan kios di lokasi kejadian.
Akibat insiden tersebut, selain menewaskan seorang pejalan kaki, sejumlah bangunan dan kendaraan juga mengalami kerusakan. Mobil Daihatsu Gran Max milik SF (52), warga Desa Ajibarang Kulon, mengalami kerusakan bersama tembok bangunan di sekitarnya.
Kerusakan juga menimpa warung milik PJ (62), yang gerobak dan bangunan kios jusnya rusak akibat benturan. Sementara kios jamu milik SS (37) mengalami kerusakan pada bagian gerobak dan atap.
Kerugian material akibat kecelakaan diperkirakan mencapai sekitar Rp30 juta. Saat ini, Satlantas Polresta Banyumas masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.
Sementara itu, salah seorang pemilik warung yang terdampak, Puji, mengaku peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 06.30 WIB. Ia mengaku selamat karena sesaat sebelum kecelakaan memilih masuk ke dalam rumah.
"Biasanya saya duduk di depan warung. Tadi sempat keluar sebentar lalu masuk lagi. Tidak lama kemudian terdengar suara benturan keras. Alhamdulillah saya tidak berada di depan saat kejadian," tuturnya.
Pascakecelakaan, kondisi tiga kios yang tertabrak tampak rusak berat. Tiang telepon di sekitar lokasi juga terlihat miring akibat benturan truk, sementara para pemilik kios berupaya membersihkan puing-puing bangunan yang masih dapat diselamatkan.
Polisi mengimbau para pengemudi, terutama kendaraan angkutan barang, untuk memastikan kondisi fisik tetap prima sebelum berkendara guna mencegah kecelakaan serupa.
Editor : EldeJoyosemito
Artikel Terkait
