"Sebelumnya kalau mau melintas paling langsung menyeberangi sungai. Kalau air sedang banjir, kami harus lewat jalan memutar. Anak-anak sekolah dan warga yang hendak ke pasar juga melewati jalan setapak di atas kali yang licin saat musim hujan," ujarnya.
Menurut Trimanto, jembatan tersebut kini menjadi jalur penting yang menghubungkan wilayah di sekitar Darmakradenan, termasuk akses menuju Desa Kracak dan sejumlah dusun di Kecamatan Ajibarang.
"Alhamdulillah, kami sangat terbantu. Sekarang anak-anak berangkat sekolah jauh lebih aman dan warga tidak perlu khawatir lagi ketika melintas," katanya.
Editor : EldeJoyosemito
Artikel Terkait
