PURWOKERTO, iNewsPurwokerto.id - KPK periksa pejabat Unsoed di Mapolresta Banyumas menjadi perhatian pada Kamis (20/8/2026). Pemeriksaan lembaga antirasuah itu disebut melibatkan sejumlah pejabat Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto serta pihak ketiga.
Proses pemeriksaan berlangsung di gedung Satreskrim Polresta Banyumas sejak sekitar pukul 13.00 WIB. Salah satu pejabat Unsoed yang terlihat berada di lokasi yakni Wakil Rektor Bidang Akademik atau Wakil Rektor I Unsoed, Prof. Dr. Noor Farid.
Noor Farid beberapa kali terlihat keluar dari gedung Satreskrim. Ia didampingi seorang petugas perempuan yang mengenakan masker saat menuju masjid di lingkungan Mapolresta Banyumas untuk menunaikan salat.
Noor Farid kemudian kembali ke gedung pemeriksaan setelah salat. Ia terakhir terlihat kembali ke lokasi sekitar pukul 19.28 WIB usai menunaikan salat Isya.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, terdapat sejumlah pejabat Unsoed dan sejumlah nama lain, termasuk dari pihak ketiga atau swasta yang tengah menjalani pemeriksaan oleh tim KPK.
Nama-nama tersebut yakni:
- Prof. Dr. Ir. Noor Farid, M.Si, Wakil Rektor I Unsoed Purwokerto.
- Prof. Dr. Norman Arie Prayogo, S.Pi., M.Si., Wakil Rektor III Unsoed Purwokerto.
Meski demikian, informasi mengenai status hukum masing-masing orang tersebut maupun perkara yang tengah ditangani KPK belum disampaikan secara resmi.
Kapolresta Banyumas Kombes Pol Petrus P. Silalahi sebelumnya membenarkan bahwa KPK meminta penggunaan ruangan di Mapolresta Banyumas untuk kepentingan pemeriksaan.
Petrus mengatakan pihak kepolisian hanya menyediakan fasilitas ruangan karena permintaan tersebut berkaitan dengan kebutuhan kelembagaan. Ia mengaku tidak mengetahui siapa saja yang menjalani pemeriksaan ataupun perkara yang sedang ditangani KPK.
"Memang KPK minta ruang periksa, ya pasti kita kasih. Karena hubungannya kan kelembagaan," kata Petrus.
Menurut Petrus, permintaan penggunaan ruangan disampaikan KPK sekitar tengah hari. Setelah menerima permintaan tersebut, pihak kepolisian menyediakan ruang di gedung Satreskrim untuk digunakan penyidik.
Namun, jajaran Polresta Banyumas tidak mengetahui secara rinci jumlah orang yang diperiksa maupun identitas mereka.
"Saya enggak tahu berapa orang, siapa diperiksa, dalam rangka apa. Cuma memang minta periksa kepada saya," ujarnya.
Keberadaan Noor Farid di Mapolresta Banyumas kemudian menjadi perhatian karena bertepatan dengan kegiatan pemeriksaan yang dilakukan KPK.
Informasi mengenai sejumlah nama pejabat Unsoed dan pihak ketiga yang disebut menjalani pemeriksaan semakin memperkuat dugaan adanya keterkaitan antara pemeriksaan tersebut dengan lingkungan Unsoed.
Namun, sampai saat ini belum ada keterangan resmi dari KPK yang menjelaskan perkara yang sedang ditangani, materi pemeriksaan, maupun status hukum orang-orang yang disebut dalam informasi tersebut.
Editor : Arbi Anugrah
Artikel Terkait
