Satu kejadian atau sekitar 14 persen berkaitan dengan aktivitas pengelolaan sampah di tempat pembuangan akhir (TPA). Sementara satu kejadian lainnya masih dalam proses penyelidikan.
Rentetan kebakaran diawali pada 13 Juli 2026 di Jalan Lingkar, Kelurahan Tegal Kamulyan, Kecamatan Cilacap Selatan. Lahan yang terbakar sekitar 107 meter persegi, sedangkan penyebabnya belum diketahui.
Selanjutnya pada 25 Juli 2026, terjadi dua kebakaran. Kejadian pertama berlangsung di Dusun Ciberem, Desa Ujunggagak, Kecamatan Kampung Laut. Luas lahan yang terbakar sekitar 2 hektare dan diduga dipicu puntung rokok.
Pada hari yang sama, kebakaran juga terjadi di kawasan PTPN 01 Reg. 03 Afd. Cikukun, Desa Adimulya, Kecamatan Wanareja. Area terdampak sekitar 300 meter persegi dengan dugaan penyebab berupa pembakaran sampah.
Kebakaran kembali terjadi di Kecamatan Wanareja pada 2 Agustus 2026. Api melanda kawasan Dusun Cilongkrang Timur, Desa Cilongkrang, dengan luas lahan terdampak sekitar 100 ubin. Kejadian tersebut diduga dipicu puntung rokok.
Dua hari kemudian, pada 4 Agustus 2026, kebakaran terjadi di TPA Malabar, Dusun Cihejo, Desa Malabar. Area yang terdampak diperkirakan sekitar 2 hektare dan diduga berkaitan dengan aktivitas pengelolaan sampah.
Editor : EldeJoyosemito
Artikel Terkait
