Berusia 139 Tahun, Stasiun Kroya Tetap Jadi Simpul Penting Perjalanan KA Selatan Jawa

Elde Joyosemito
Berada di Desa Bajing, Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap, stasiun Kroya ini memiliki posisi strategis. (Foto: Istimewa)

Dari jumlah itu, sebanyak 46.804 pelanggan tercatat melakukan perjalanan dari Stasiun Kroya, sedangkan 46.356 pelanggan merupakan penumpang yang tiba di stasiun tersebut.

Angka tersebut menunjukkan pertumbuhan yang cukup besar dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2023, rata-rata pelanggan Stasiun Kroya tercatat 62.318 orang per bulan. Jumlah itu kemudian meningkat menjadi 74.961 orang per bulan pada 2024 dan kembali bertambah menjadi 83.290 orang per bulan pada 2025.

Jika dibandingkan dengan rata-rata bulanan pada 2023, jumlah pelanggan pada Januari-Agustus 2026 telah tumbuh sekitar 49 persen.

“Pertumbuhan jumlah pelanggan menunjukkan bahwa Stasiun Kroya memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat. KAI terus berupaya memberikan pelayanan yang aman, nyaman, dan semakin mudah diakses oleh pelanggan,” kata As’ad.

Jauh sebelum kereta api menjadi salah satu pilihan utama perjalanan masyarakat modern, Stasiun Kroya telah menjadi bagian dari sejarah panjang perkeretaapian di Indonesia.

Stasiun yang berada di ketinggian sekitar 11 meter di atas permukaan laut itu mulai beroperasi pada 20 Juli 1887. Lebih dari satu abad kemudian, keberadaannya tetap bertahan dan berkembang mengikuti perubahan kebutuhan masyarakat.

Editor : EldeJoyosemito

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network