85 Desa di Banyumas Dilanda Kekeringan, BPBD Siaga hingga Februari 2027

Elde Joyosemito
BPBD Banyumas mencatat sebanyak 85 desa/kelurahan di 22 kecamatan masih terdampak krisis air bersih. (Foto: Pemkab Banyumas)

Dampak kekeringan tidak hanya dirasakan oleh warga, tetapi juga mengganggu sejumlah fasilitas pelayanan publik. BPBD Banyumas mencatat 13 sekolah, tiga puskesmas, dan dua fasilitas umum lainnya turut terdampak.

Irawan mengatakan penanganan kekeringan akan terus dilakukan mengingat musim kemarau diperkirakan berlangsung hingga Februari 2027. Kondisi tersebut dipengaruhi fenomena El Niño kuat yang berpotensi memperpanjang periode kering.

“Ini merupakan musim El Niño Godzilla. Artinya, kemarau diperkirakan bisa berlangsung sampai Februari. Kami sudah bersiaga untuk terus melakukan penanganan hingga musim kemarau berakhir,” tegasnya.

Penyaluran bantuan air bersih merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Banyumas untuk menjaga ketersediaan air bagi masyarakat selama musim kemarau. Pemerintah daerah juga menggandeng berbagai pemangku kepentingan agar kebutuhan dasar warga di wilayah terdampak tetap terpenuhi.

Sementara itu, Wakil Bupati Banyumas, Dwi Asih Lintarti, mengatakan kekeringan menjadi persoalan yang berulang setiap tahun di sejumlah wilayah. 

Editor : EldeJoyosemito

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network