Dalam pertemuan itu, Djarum Group dan PT Astra International Tbk menyampaikan komitmen untuk mendukung program perumahan nasional melalui kontribusi CSR. Kementerian PKP bersama BPS dan pemerintah daerah juga akan memperkuat integrasi data, koordinasi pelaksanaan program, serta percepatan perizinan agar bantuan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Seusai pertemuan, Sadewo berharap komunikasi dengan pemerintah pusat dan perusahaan swasta tersebut dapat membuka peluang bagi Banyumas untuk kembali memperoleh bantuan rehabilitasi RTLH melalui program CSR. “Ya, tadi sudah melakukan lobi-lobi. Semoga goal. Demi masyarakat Banyumas,” ujarnya.
Pada 2026, Djarum Group mengalokasikan dana CSR sebesar Rp45 miliar untuk mendukung program perumahan. Anggaran tersebut terdiri atas Rp35 miliar untuk pembangunan fisik rumah baru dan Rp10 miliar untuk program sanitasi serta renovasi pendukung.
Sementara itu, PT Astra International Tbk meningkatkan target dukungan CSR di sektor perumahan menjadi sekitar 4.000 unit pada 2026, dari komitmen awal sebanyak 3.250 unit. Hingga 14 Oktober 2026, perusahaan tersebut telah merealisasikan renovasi 100 unit rumah.
Sadewo berharap program yang dijalankan kedua perusahaan itu dapat diperluas ke Banyumas sehingga semakin banyak warga yang memperoleh bantuan perbaikan rumah.
“Tadi juga sudah dipaparkan program-program CSR yang ada dan telah dilakukan Djarum Group dan Astra International. Semoga perusahaan-perusahaan swasta ini tertarik untuk melakukan CSR RTLH di Banyumas, apalagi tadi dengan paparan inovasi yang saya sampaikan. Semoga semakin membuat mereka tertarik,” pungkasnya.
Editor : EldeJoyosemito
Artikel Terkait
