BANYUMAS, iNewsPurwokerto.id – Program Bakti TNI AD untuk Rakyat Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Banyumas dan Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, terus dikebut. Sejumlah sasaran pembangunan infrastruktur mulai menunjukkan perkembangan, di antaranya pembangunan jalan rabat beton di Desa Gumelar Lor, Kecamatan Tambak, Banyumas, yang telah mencapai 70 persen.
Komandan Korem (Danrem) 071/Wijayakusuma Kol Inf Sidik Wiyono mengatakan, program Bakti TNI AD untuk Rakyat merupakan bentuk keterlibatan TNI bersama pemerintah daerah dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan wilayah serta meningkatkan kesejahteraan warga.
Menurut dia, pelaksanaan program dilakukan secara bertahap dengan memantau perkembangan setiap sasaran, mulai dari pembangunan infrastruktur hingga pelayanan sosial bagi masyarakat.
“Program Bakti TNI AD untuk Rakyat ini merupakan wujud gotong royong TNI bersama pemerintah daerah dan masyarakat. Kami berharap seluruh sasaran yang telah direncanakan dapat memberikan manfaat nyata bagi warga, terutama dalam meningkatkan aksesibilitas, kualitas hunian, sanitasi, dan pelayanan dasar,” ujar Sidik.
Berdasarkan laporan perkembangan per Minggu (18/10/2026), pembangunan jalan rabat beton di Desa Gumelar Lor telah mencapai 84 meter dari target 120 meter atau sekitar 70 persen. Jalan tersebut dirancang memiliki lebar 2,5 meter dengan ketebalan beton 15 sentimeter. Pengecoran pada hari pelaporan mencapai 11 meter.
Sementara itu, pembangunan jalan rabat beton di Desa Sawangan, Kecamatan Ajibarang, mencapai 473 meter dari target 815 meter atau 58 persen. Jalan tersebut memiliki lebar 2,5 meter dan ketebalan 15 sentimeter, dengan capaian pengecoran harian sepanjang 42 meter.
Pekerjaan di Desa Sawangan juga meliputi pembangunan talud, plat beton, dan drainase untuk mendukung konstruksi jalan. Talud pertama sepanjang 125 meter telah mencapai progres 83 persen, sedangkan talud kedua sepanjang 25 meter sudah selesai seluruhnya.
Dari lima titik pembangunan plat beton, dua titik telah selesai 100 persen, satu titik mencapai 63 persen, dan dua titik lainnya belum mencatat progres. Adapun pembangunan drainase sepanjang 80 meter mencapai 51 persen.
Editor : EldeJoyosemito
Artikel Terkait
