Kekeringan Kian Parah di Cilacap, Musim Hujan Diprediksi Mundur hingga Desember

Elde Joyosemito
Dampak kekeringan di Kabupaten Cilacap pada musim kemarau 2026 meluas hingga 95 desa dan kelurahan yang tersebar di 20 kecamatan. (Foto: PMI Cilacap)

Pada Senin (19/10/2026), BPBD Cilacap kembali menyalurkan 19 tangki air bersih ke sejumlah desa yang tersebar di sembilan kecamatan.

Wilayah penerima bantuan antara lain Desa Keleng di Kecamatan Kesugihan, Desa Karangkemiri dan Citepus di Kecamatan Jeruklegi, Desa Ujungalang di Kecamatan Kampunglaut, serta Desa Kedungbenda di Kecamatan Nusawungu.

Distribusi juga dilakukan ke Desa Karangbenda di Kecamatan Adipala, Desa Brani di Kecamatan Sampang, Desa Mujur di Kecamatan Kroya, Desa Pegadingan di Kecamatan Cipari, serta Desa Gintungreja dan Karanganyar di Kecamatan Gandrungmangu.

BPBD Cilacap terus memantau perkembangan kondisi kekeringan dan kebutuhan air bersih di wilayah terdampak. Penyaluran bantuan akan dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat di lapangan.

Taryo juga mengingatkan masyarakat agar menggunakan air bersih secara bijak selama musim kemarau masih berlangsung.

“Kami mengimbau masyarakat untuk bijak dalam menggunakan air bersih, karena saat sekarang wilayah Cilacap masih dipengaruhi musim kemarau,” katanya.

Editor : EldeJoyosemito

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network