Tawuran demi Konten di Cilacap, Pelajar Akhirnya Berurusan dengan Polisi

Elde Joyosemito
Aksi tawuran remaja di Jalan Raya Kesugihan–Maos, Kabupaten Cilacap, menjadi sorotan setelah videonya beredar luas di media sosial. (Foto: iNewsPurwokerto)

CILACAP, iNewsPurwokerto.id – Aksi tawuran remaja di Jalan Raya Kesugihan–Maos, Kabupaten Cilacap, menjadi sorotan setelah videonya beredar luas di media sosial. Dalam rekaman tersebut, seorang remaja terlihat membawa celurit berukuran panjang di tengah jalan.

Kapolresta Cilacap Kombes Pol Yovan Fatika Handhiska Aprilaya mengatakan peristiwa itu terjadi pada malam 6 Oktober 2026. Tawuran tersebut melibatkan kelompok Munawaroh Jaya dan SMK Tamtama Kroya.

“Tawuran tersebut melibatkan anak-anak dari kelompok Munawaroh Jaya dan SMK Tamtama Kroya,” kata Yovan dalam konferensi pers di Mapolresta Cilacap, Senin (19/10/2026).

Berdasarkan hasil penyelidikan, polisi menetapkan SF (16) sebagai anak yang berhadapan dengan hukum karena diduga membawa senjata tajam berupa celurit. Sementara itu, empat anak lainnya diperiksa sebagai saksi.

Yovan menjelaskan, video tawuran tersebut menjadi viral karena salah satu anak yang terlibat sengaja merekam kejadian untuk kemudian diunggah ke media sosial.

Menurut dia, aksi tawuran dipicu saling tantang antarkelompok melalui media sosial. Tantangan tersebut kemudian berlanjut dengan kesepakatan untuk bertemu di lokasi tertentu.

“Awalnya tantang-tantangan di medsos dengan kelompok mana pun yang menyambutnya, kemudian janjian di suatu tempat. Selama ini yang menyebabkan tawuran adalah untuk memperoleh pengakuan atau validasi yang nantinya akan diunggah untuk konten,” ujar Yovan.

Editor : EldeJoyosemito

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network