Hari Tani Nasional, Ratusan Petani Cilacap Gelar Aksi Kawal Pelaksanaan Reforma Agraria
CILACAP, iNewsPurwokerto.id – Ratusan petani yang tergabung dalam Serikat Tani Mandiri (STaM) bersama sejumlah kelompok tani di Kabupaten Cilacap meminta pemerintah memastikan pelaksanaan reforma agraria tidak berhenti setelah Undang-Undang Pengaturan Reforma Agraria disahkan.
Aspirasi tersebut disampaikan melalui aksi damai dan audiensi dengan Pemerintah Kabupaten Cilacap di Pendopo Wijayakusuma Cakti, Kamis (24/9/2026). Kegiatan tersebut bertepatan dengan peringatan Hari Tani Nasional.
Rombongan petani diterima Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Cilacap Annisa Fabriana. Audiensi turut dihadiri Ketua Komisi A DPRD Cilacap Suheri, Kepala Kantor ATR/BPN Cilacap Andri Kristanto, Kepala Dinas Pertanian Cilacap Sigit Widayanto, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Jarot Prasojo, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Wahyu Ari Pramono, serta Kepala Satpol PP Cilacap Rochman.
Juru bicara petani, Sugeng, mengatakan pengesahan UU Pengaturan Reforma Agraria harus diikuti pengawalan terhadap implementasinya. Menurut dia, keberadaan regulasi tersebut harus mampu memberikan manfaat nyata bagi petani.
“Poin penting setelah ada UU Reforma Agraria, bagaimana kerja undang-undang ini kita kawal agar manfaatnya dirasakan oleh masyarakat. Dikaitkan dengan kesejahteraan kaum petani di Kabupaten Cilacap ini adalah PR kita bersama,” ujarnya.
UU Pengaturan Reforma Agraria disahkan DPR RI melalui Rapat Paripurna pada Selasa (22/9/2026). Pemerintah menyebut regulasi tersebut diharapkan memperkuat landasan hukum pelaksanaan reforma agraria sekaligus memberikan manfaat bagi petani gurem, petani penggarap, buruh tani, nelayan tradisional, masyarakat adat, dan kelompok masyarakat berpenghasilan rendah.
Editor: EldeJoyosemito