Liga Inggris: MU Dibantai Bournemouth 0-3, Liverpool Tekuk Brighton Tembus 4 Besar

Abdul Haris
Manchester United menelan kekalahan telak 0-3 saat menjamu Bournemouth di Old Trafford. (Foto: IG MU)

JAKARTA, iNewsPurwokerto.id – Hasil berbeda diraih Manchester United dan Liverpool pada lanjutan Liga Inggris 2026-2027, Minggu (25/10/2026) malam waktu setempat. Manchester United menelan kekalahan telak 0-3 saat menjamu Bournemouth di Old Trafford, sedangkan Liverpool mengamankan kemenangan 2-0 atas Brighton & Hove Albion di Anfield.

Kekalahan tersebut semakin memperburuk situasi Manchester United. Tim yang ditangani Michael Carrick itu belum mampu keluar dari tren negatif dan kini menghadapi tekanan besar setelah kembali gagal meraih kemenangan di hadapan pendukungnya sendiri.

Sebaliknya, Liverpool mulai menunjukkan performa yang lebih menjanjikan. Kemenangan atas Brighton mengakhiri penantian panjang untuk meraih kemenangan kandang di Liga Inggris sejak April sekaligus mengangkat posisi The Reds ke peringkat keempat klasemen sementara.

Hasil kedua pertandingan tersebut memperlihatkan perbedaan situasi kedua klub. Liverpool mulai memperkuat persaingan di papan atas, sementara Manchester United harus berjuang menjauh dari zona degradasi.

Manchester United Tumbang di Kandang Sendiri

Manchester United menghadapi Bournemouth dengan tekanan setelah mengalami kekalahan 1-4 dari Como pada pertandingan tengah pekan. Dalam laga tersebut, Carrick mengambil keputusan mengejutkan dengan tidak memasukkan kapten Bruno Fernandes ke dalam susunan pemain inti.

Keputusan itu menjadi sorotan karena MU membutuhkan kemenangan untuk memperbaiki hasil pertandingan sebelumnya. Namun, Bournemouth justru tampil percaya diri dan mampu memanfaatkan kelemahan tuan rumah.

Tim tamu hampir membuka keunggulan pada awal pertandingan. Sundulan Rayan yang mengarah ke gawang MU masih melebar dari sasaran.

MU kesulitan membangun serangan efektif pada babak pertama. Sebaliknya, Bournemouth beberapa kali mampu mengancam pertahanan tuan rumah melalui serangan cepat.

Kebuntuan akhirnya terpecahkan pada menit ke-38. Bournemouth memperoleh tendangan bebas setelah Ayden Heaven melakukan pelanggaran terhadap pemain lawan.

Justin Kluivert mengirimkan bola ke area tiang jauh yang disambut Rayan melalui tendangan voli. Pemain asal Brasil itu berhasil menaklukkan kiper Senne Lammens dan membawa Bournemouth unggul 1-0.

MU berusaha merespons melalui Bryan Mbeumo. Namun, peluang tersebut berhasil digagalkan kiper Bournemouth, Djordje Petrovic.

Petaka kembali menghampiri tuan rumah menjelang turun minum. Kesalahan Leny Yoro saat mengantisipasi serangan membuat Adrien Truffert memperoleh kesempatan mengirimkan umpan kepada Marcus Tavernier.

Tavernier yang berdiri bebas di depan gawang dengan mudah menyelesaikan peluang tersebut pada menit ke-43. Bournemouth pun menutup babak pertama dengan keunggulan 2-0.

Memasuki babak kedua, Carrick memasukkan Matheus Cunha untuk menambah daya gedor tim. Namun, Bruno Fernandes tetap berada di bangku cadangan.

Bournemouth langsung memberikan ancaman setelah pertandingan dilanjutkan. Evanilson sempat memasukkan bola ke gawang MU, tetapi gol tersebut dianulir karena offside.

Rayan juga memperoleh beberapa peluang untuk memperbesar keunggulan. Namun, penyelesaiannya belum membuahkan gol tambahan setelah satu percobaan digagalkan Lammens dan peluang lainnya melenceng dari sasaran.

Gol ketiga Bournemouth akhirnya tercipta pada menit ke-71. Berawal dari umpan panjang Lewis Cook, Evanilson memanfaatkan kegagalan barisan pertahanan MU mengantisipasi bola.

Penyerang asal Brasil itu melewati Lammens yang keluar dari sarangnya sebelum melepaskan tembakan dari sudut sempit. Bola bersarang di gawang MU dan mengubah kedudukan menjadi 3-0.

Keunggulan tiga gol tersebut membuat sebagian pendukung tuan rumah meninggalkan stadion sebelum pertandingan berakhir. MU tidak mampu memperkecil ketertinggalan hingga peluit panjang dibunyikan.

Hasil ini memperpanjang catatan buruk Manchester United. Setan Merah disebut telah melewati delapan pertandingan berturut-turut tanpa kemenangan di seluruh kompetisi dan menelan kekalahan ketiga dalam empat laga kandang terakhir.

Bournemouth juga melanjutkan tren positif dengan mencatatkan empat kemenangan beruntun di seluruh kompetisi. Hasil di Old Trafford semakin memperbesar tekanan terhadap Carrick, sementara MU dilaporkan berada di posisi ke-16 klasemen, hanya terpaut satu poin dari zona degradasi.

Liverpool Bangkit, Isak Jadi Penentu

Situasi berbeda dialami Liverpool saat menjamu Brighton di Anfield. Tim asuhan Andoni Iraola tersebut tampil lebih efektif dan berhasil mengamankan tiga poin melalui kemenangan 2-0.

Liverpool berusaha mengambil kendali permainan sejak awal pertandingan. Florian Wirtz sempat menciptakan peluang melalui umpan kepada Alexander Isak, tetapi penyerang asal Swedia itu belum mampu mengontrol bola dengan sempurna.

Brighton juga sempat memperoleh kesempatan membuka keunggulan. Yasin Ayari mendapatkan ruang untuk melepaskan tembakan, tetapi bola melambung di atas mistar gawang yang dikawal Alisson Becker.

Liverpool kemudian memanfaatkan peluangnya pada menit ke-17. Tembakan mendatar Wirtz mengenai Pascal Gross sebelum bola berubah arah dan masuk ke gawang Brighton. Gol tersebut tercatat sebagai gol bunuh diri Gross.

Gol pembuka itu membuat Liverpool semakin percaya diri. Cody Gakpo hampir menggandakan keunggulan, tetapi kiper Brighton, Bart Verbruggen, berhasil melakukan penyelamatan.

Empat menit setelah gol pertama, Liverpool kembali membobol gawang tim tamu. Pada menit ke-21, Bradley Barcola memanfaatkan kecepatannya di sisi kanan sebelum mengirimkan umpan matang kepada Isak.

Isak menyelesaikan peluang dari jarak dekat untuk membawa Liverpool unggul 2-0. Gol tersebut juga memperpanjang catatan ketajamannya menjadi tiga pertandingan Liga Inggris secara beruntun.

Brighton berusaha memperkecil ketertinggalan melalui sejumlah serangan. Salah satu peluang terbaik datang dari Ayari pada menit ke-36, tetapi tembakannya hanya membentur tiang gawang.

Memasuki babak kedua, Brighton meningkatkan tekanan dan berusaha mengubah keadaan. Liverpool beberapa kali dipaksa bertahan lebih dalam, tetapi tetap mampu menjaga organisasi pertahanan.

Tim tamu sempat mengancam melalui Maxim De Cuyper. Namun, intervensi pemain pengganti Liverpool, Trey Nyoni, menggagalkan peluang tersebut.

Liverpool juga memperoleh kesempatan menambah gol melalui serangan balik, tetapi sejumlah peluang gagal dimaksimalkan. Hingga pertandingan berakhir, skor tetap bertahan 2-0 untuk kemenangan tuan rumah.

Kemenangan ini menjadi momentum penting bagi Liverpool setelah menunggu sejak April untuk kembali meraih kemenangan kandang di Liga Inggris. The Reds juga mencatatkan enam kemenangan dalam tujuh pertandingan terakhir di seluruh kompetisi, dengan satu kekalahan.

Tambahan tiga poin mengantarkan Liverpool naik ke peringkat keempat klasemen sementara. Sebaliknya, Brighton gagal mencetak gol dan harus menerima kekalahan setelah sebelumnya menjalani lima pertandingan beruntun tanpa kebobolan di seluruh kompetisi.

Hasil Lengkap Liga Inggris Pekan Kedelapan

Berikut hasil pertandingan Liga Inggris 2026-2027 pada Sabtu dan Minggu (24-25/10/2026):

Minggu, 25 Oktober 2026

Sunderland 0-0 Leeds United

Crystal Palace 0-2 Newcastle United

Hull City 1-1 Brentford

Liverpool 2-0 Brighton & Hove Albion

Manchester United 0-3 Bournemouth

Sabtu, 24 Oktober 2026

Chelsea 0-2 Tottenham Hotspur

Arsenal 2-0 Everton

Coventry City 0-1 Fulham

Aston Villa 2-1 Manchester City

Ipswich Town 1-1 Nottingham Forest

Editor : EldeJoyosemito

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network