Sementara itu, kejadian di Desa Piasa Kulon berlangsung sekitar pukul 05.50 WIB. Tebing di samping rumah milik Suwarno longsor hingga material tanah dan pohon jengkol menimpa bagian atap rumah. Akibatnya, atap bangunan mengalami kerusakan.
Bhabinkamtibmas bersama warga setempat kemudian bergotong royong membersihkan material tanah dan pohon yang menimpa rumah tersebut.
Kapolresta Banyumas Kombes Pol Dhovan Oktavianton melalui Kapolsek Somagede Iptu Rusli mengatakan, kepolisian bersama BPBD dan unsur terkait segera melakukan pengecekan, pendataan, serta pengamanan di lokasi kejadian.
"Kami bersama BPBD dan unsur terkait langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan kejadian. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi di lapangan, melakukan pendataan kerusakan, serta mengamankan area yang terdampak agar tidak membahayakan masyarakat," katanya.
Ia mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika hujan deras mengguyur wilayah tersebut dalam waktu cukup lama. Kondisi tanah yang labil di kawasan berbukit berpotensi memicu longsor susulan.
"Kami mengimbau masyarakat untuk lebih waspada saat terjadi hujan deras dengan durasi lama. Apabila melihat tanda-tanda pergerakan tanah atau kondisi yang berpotensi longsor, segera menjauh dari lokasi dan melaporkannya kepada petugas," ujarnya.
Pengguna jalan yang melintasi jalur alternatif Kemawi–Sumpiuh juga diminta berhati-hati serta mematuhi rambu peringatan yang telah dipasang petugas.
Dalam rangkaian kejadian tersebut tidak dilaporkan adanya korban jiwa. Petugas bersama BPBD dan masyarakat masih melakukan penanganan serta pemantauan untuk memastikan situasi tetap aman.
Editor : EldeJoyosemito
Artikel Terkait
