Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Tawaran Bisnis Dana Talangan, Uang Rp745 Juta Dibawa Kabur
Advertisement . Scroll to see content

Bisa Dimakan, Ini 7 Mata Uang Unik dan Aneh di Dunia

Selasa, 12 Juli 2022 | 16:31 WIB
  • author Viola Triamanda
Bisa Dimakan, Ini 7 Mata Uang Unik dan Aneh di Dunia
Mata uang darurat yang pernah diterbitkan pemerintah Jerman, Notgeld. (Foto: Istimewa)

4. Mata uang yang bisa dimakan

Salah satu mata uang yang bisa dimakan adalah garam. Ternyata garam adalah salah satu bentuk pembayaran tertua di dunia, dan sempat menjadi bentuk mata uang utama di Gurun Sahara selama Abad Pertengahan, dan digunakan secara luas di seluruh Afrika Timur.

Dalam transaksi yang berlangsung, seseorang akan memastikan keaslian garam dengan cara menjilat blok garam dan kemudian blok garam tersebut akan dipatahkan dan digunakan sebagai kembalian. 

Selain garam, kakao (atau biji cokelat), yang dulu banyak digunakan di seluruh Meksiko dan Amerika Tengah, dan keju Parmigiano Reggiano yang juga sempat digunakan sebagai mata uang dan jaminan bank di Italia.

5. Kulit Tupai

Kulit tupai ternyata pernah digunakan sebagai mata uang resmi Rusia pada abad pertengahan. Tidak hanya kulit, namun juga cakar, moncong, dan telinga juga digunakan sebagai kembalian. 

6. Batu Rai

Batu Rai merupakan bentuk mata uang terbesar dan teraneh di dunia. Mata uang ini digunakan di pulau Yap di Kepulauan Solomon. Cakram batu kapur dengan lubang di tengah ini dapat berdiameter 12 kaki dan berat hingga delapan ton. Nilai dari mata uang ini akan bergantung pada ukuran, sejarah pembuatan, atau pemilik, hingga berapa banyak orang yang diperlukan untuk memindahkan batu ini.

7. Uang Kupon

Salah satunya adalah mata uang yang digunakan di Vietnam. Mata uang ini beroperasi layaknya seperti sebuah kupon atau perangko. Di tepinya ada banyak kupon berlubang yang akan disobek untuk membeli pakaian. Uang perangko ini hanya dapat disobek untuk membeli kemeja atau celana. 

 

Editor: Arbi Anugrah

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut