"Mungkin, setelah beberapa bulan, jika saya tidak menemukan seseorang, saya akan kembali menjadi diri saya yang dulu," tambahnya.
"Namun, jika saya menemukan seseorang, saya akan sepenuhnya mengevaluasi hobi saya."
"Jika pacar saya hanya ingin saya mendonorkan sperma sekali atau dua kali sebulan, atau bahkan memilih orang yang saya berikan donasi, maka saya perlu melakukan diskusi yang panjang dengannya tentang situasi saya," katanya.
"Saya akan setuju dengan beberapa aturan dan bersedia berkorban untuk wanita yang tepat yang dapat saya jadikan istri," paparnya.
Kyle, yang akan memiliki tujuh anak biologis lagi, juga berharap dapat mengubah fokusnya untuk melakukan perjalanan ke negara-negara yang belum pernah ia kunjungi sebelumnya.
Sebelumnya, ia mengungkapkan bahwa ia lebih suka bepergian daripada mendonorkan sperma, dan juga melihat praktik tersebut sebagai "tugas".
"Saya tidak memiliki kehidupan seks di luar proses donasi, sama sekali tidak ada, karena salah satu alasan saya tidak terlibat dalam hubungan seksual adalah karena saya ingin menyimpan diri saya dan memberikan peluang terbaik untuk kehamilan," ungkap Kyle.
"Sebelumnya, saya sering berkencan dan berhubungan seks, tetapi saya memilih untuk menghentikannya demi membantu wanita lain dan keluarga mereka. Saya lebih menyukai bepergian, selain mencari pasangan hidup, itu adalah hobi utama saya."
Editor : EldeJoyosemito