Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Jejak Sejarah Stasiun Gombong, Simpul Transportasi KA Sejak 1887
Advertisement . Scroll to see content

KAI Daop 5 Purwokerto Catat Kinerja Positif di Awal 2025, Angkutan Barang Capai 110 Ribu Ton

Kamis, 06 Februari 2025 | 20:06 WIB
  • author Arbi Anugrah
KAI Daop 5 Purwokerto Catat Kinerja Positif di Awal 2025, Angkutan Barang Capai 110 Ribu Ton
KAI Daop 5 Purwokerto Catat Kinerja Positif di Awal 2025, Angkutan Barang Capai 110 Ribu Ton. Foto: Dok Daop 5 Purwokerto

PURWOKERTO, iNewsPurwokerto.id - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 5 Purwokerto mencatatkan capaian positif dalam layanan angkutan barang pada Januari 2025. Kepercayaan pelanggan terhadap moda transportasi ini terus meningkat, terbukti dari total volume angkutan barang yang mencapai 110.037 ton dalam satu bulan.

"Kami mengapresiasi para pelanggan yang terus memilih kereta api sebagai moda transportasi logistik. Pencapaian ini membuktikan bahwa angkutan barang dengan kereta api tetap menjadi pilihan utama dalam distribusi logistik," kata Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, Feni Novida Saragih, dalam keterangannya, Kamis (6/2/2025).

Menurutnya, berdasarkan data yang dihimpun, beberapa komoditas utama yang diangkut KAI Daop 5 Purwokerto meliputi semen, BBM, pupuk, serta layanan pengiriman cepat One Night Services (ONS) dan Barang Hantaran Paket (BHP). Dari total volume angkutan, semen menjadi komoditas dengan jumlah tertinggi, yakni 61.680 ton.

Disusul oleh BBM dengan volume 43.900 ton, pupuk sebanyak 3.810 ton, serta angkutan parcel ONS dan BHP masing-masing sebanyak 400 ton dan 246 ton.

Menurut Feni, kereta api tetap menjadi pilihan utama dalam pengiriman berbagai komoditas karena menawarkan sejumlah keunggulan dibanding moda transportasi lainnya. Keamanan, ketepatan waktu, kapasitas besar, serta bebas pungutan liar menjadi beberapa faktor yang membuat angkutan barang KAI semakin diminati.

Editor: Arbi Anugrah

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut