Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Bupati Puncak Selamat dari Penyerangan OPM di Bandara Aminggaru Ilaga
Advertisement . Scroll to see content

Polisi Bubarkan Kelompok Anarko untuk Amankan Aksi Damai Buruh di Semarang

Kamis, 01 Mei 2025 | 22:29 WIB
  • author Elde Joyosemito
Polisi Bubarkan Kelompok Anarko untuk Amankan Aksi Damai Buruh di Semarang
Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2025 di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kamis (1/5/2025), sempat diwarnai insiden. (Foto: Istimewa)

SEMARANG, iNewsPurwokerto.id – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2025 di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kamis (1/5/2025), sempat diwarnai insiden saat sekelompok orang berpakaian hitam yang diduga kelompok Anarko memicu kericuhan.

Aksi yang dimulai pukul 14.30 WIB tersebut awalnya berlangsung tertib. Ribuan buruh dari berbagai serikat—seperti KASBI, KSPIP, FSPMI, dan KSPN—menyampaikan tuntutan melalui orasi, spanduk, dan sholawat. Isu yang diangkat berkisar pada tuntutan upah layak, jaminan sosial, dan penolakan terhadap UU Cipta Kerja.

Sekitar pukul 15.15 WIB, situasi mulai memanas ketika sekelompok massa berpakaian hitam mendekat dari arah Jalan Pahlawan. Kelompok yang diduga bukan bagian dari aksi buruh ini memancing ketegangan dengan teriakan dan aksi provokatif

Untuk mencegah bentrokan, polisi dari Polrestabes Semarang dan Polda Jawa Tengah segera mengambil tindakan preventif. Para buruh diarahkan mundur dan masuk ke halaman Kantor Gubernur demi keamanan.

Mobil komando bersama koordinator aksi membantu mengimbau agar massa tetap tenang dan tidak terpancing. Setelah situasi terkendali, aparat membentuk barikade di gerbang dan menggunakan pengeras suara untuk meminta kelompok berpakaian hitam membubarkan diri. 

Namun, imbauan tersebut diabaikan. Massa justru bertindak anarkis dengan merusak fasilitas umum, mencoret aspal, serta melemparkan botol, batu, dan petasan ke arah petugas.

Menghadapi situasi yang kian memburuk, petugas mulai menggunakan water cannon untuk membubarkan massa. Namun, aksi balasan dari kelompok tersebut tetap berlangsung.

Editor: EldeJoyosemito

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut