Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Daftar 6 Bandara yang Masih Ditutup akibat Debu Vulkanik Anak Krakatau
Advertisement . Scroll to see content

KPK Dalami Dugaan Korupsi Kereta Cepat Whoosh

Sabtu, 01 November 2025 | 06:37 WIB
  • author Nur Khabibi
KPK Dalami Dugaan Korupsi Kereta Cepat Whoosh
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo. (Foto: Nur Khabibi)

JAKARTA, iNewsPurwokerto.id — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mendalami dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung atau Whoosh. 

Saat ini, tim penyelidik masih terus mengumpulkan keterangan dari berbagai pihak yang diduga mengetahui proses pelaksanaan proyek tersebut.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengimbau seluruh pihak yang dipanggil agar bersikap kooperatif dan memberikan keterangan secara terbuka demi memperlancar proses penyelidikan.

“Kami mengharapkan siapa pun yang dimintai keterangan terkait perkara KCIC ini dapat kooperatif dan memberikan informasi, data, maupun dokumen yang dibutuhkan oleh tim penyelidik,” ujar Budi, Jumat (31/10/2025).

Ia menegaskan, kesediaan para pihak untuk membantu memberikan keterangan sangat penting agar proses hukum berjalan sesuai prosedur dan tidak mengalami hambatan.

Lebih lanjut, Budi menyebut sejumlah pihak yang telah dipanggil menunjukkan sikap kooperatif dalam memberikan keterangan. Kondisi ini, kata dia, menjadi sinyal positif bagi kelanjutan penyelidikan dugaan mark-up proyek tersebut.

“Hal ini tentu menjadi langkah positif dalam proses penyelidikan yang sedang berlangsung,” tambahnya.

Menurut Budi, penyelidikan masih akan terus berlanjut untuk menelusuri keterlibatan pihak-pihak lain dan mengungkap secara menyeluruh dugaan penyimpangan dalam proyek strategis nasional itu.

“Tim masih terus menelusuri dan mengumpulkan berbagai keterangan tambahan yang diperlukan pada tahap penyelidikan ini,” pungkasnya.

Editor: EldeJoyosemito

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut