Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : 3 Juta Lebih Rokok Ilegal Dimusnahkan, Kerugian Negara Capai Rp4 Miliar Lebih
Advertisement . Scroll to see content

Tren Penggunaan QRIS Meningkat Tajam di Banyumas Raya, Ini Buktinya

Minggu, 21 Desember 2025 | 08:14 WIB
  • author Elde Joyosemito
Tren Penggunaan QRIS Meningkat Tajam di Banyumas Raya, Ini Buktinya
Tren penggunaan transaksi non-tunai berbasis Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) terus menunjukkan pertumbuhan pesat di wilayah Banyumas Raya. (Foto: Istimewa)

Lonjakan juga terlihat dari sisi nilai transaksi. Pada 2023, nilai transaksi QRIS tercatat sebesar Rp1,08 triliun, kemudian naik menjadi Rp3,5 triliun pada 2024, dan kembali melonjak pada 2025 mencapai Rp8,23 triliun.

Pertumbuhan QRIS turut ditopang oleh peningkatan jumlah merchant. Tercatat, jumlah merchant QRIS mencapai 322.835 pada 2022, meningkat menjadi 396.280 pada 2023, 474.892 pada 2024, dan bertambah signifikan menjadi 595.388 merchant pada 2025.

Christoveny menjelaskan, adopsi QRIS yang semakin luas didorong oleh proses pendaftaran yang mudah, biaya yang relatif terjangkau, serta manfaat pencatatan transaksi yang lebih rapi bagi pelaku usaha, khususnya UMKM. Selain itu, sistem ini juga meningkatkan kepercayaan konsumen dalam bertransaksi.

BI Purwokerto menilai lonjakan penggunaan QRIS sejalan dengan penguatan ekosistem ekonomi digital di daerah. Digitalisasi sistem pembayaran berperan dalam meningkatkan efisiensi, transparansi, serta memperluas inklusi keuangan.

Berbagai program pendampingan UMKM, percepatan elektronifikasi transaksi pemerintah daerah, serta sinergi dengan pemerintah daerah menjadi faktor utama yang menjaga keberlanjutan tren positif ini.

Ke depan, Bank Indonesia berharap momentum pertumbuhan QRIS dapat terus memperkokoh ekosistem ekonomi digital yang inklusif dan berkelanjutan di Banyumas Raya. 
 

Editor: EldeJoyosemito

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut