get app
inews
Aa Text
Read Next : Dinkes Ungkap Hanya Satu SPPG di Banyumas yang Kantongi Sertifikat Higiene

Produksi Padi di Banyumas Naik Jadi 380.000 Ton

Kamis, 08 Januari 2026 | 08:45 WIB
header img
Pemkab Banyumas melalui Dinas Pertanian menggelar Tasyakuran Swasembada Pangan di Desa Karangsari, Kecamatan Kembaran, Rabu (7/1/2026). (Foto: Istimewa)

BANYUMAS, iNewsPurwokerto.id - Pemkab Banyumas melalui Dinas Pertanian menggelar Tasyakuran Swasembada Pangan di Desa Karangsari, Kecamatan Kembaran, Rabu (7/1/2026). Kegiatan ini menjadi bentuk ungkapan syukur atas capaian dan peningkatan sektor pertanian, khususnya produksi pangan, yang berhasil diraih dari tingkat pusat hingga daerah.

Acara tersebut dihadiri Wakil Bupati Banyumas Dwi Asih Lintarti, Komandan Kodim 0701/Banyumas, perwakilan Polresta Banyumas, jajaran Dinas Pertanian, penyuluh pertanian, serta perwakilan kelompok tani dari berbagai wilayah di Kabupaten Banyumas.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Banyumas, Arif Sukmo Buwono mengatakan, tasyakuran ini merupakan wujud rasa syukur bersama seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat hingga para pelaku pertanian di lapangan, termasuk penyuluh dan petani.

Dia menyampaikan, Banyumas menunjukkan tren positif dalam peningkatan produksi pertanian. Pada 2024, produksi padi tercatat sekitar 375.000 ton dan meningkat menjadi sekitar 380.000 ton hingga akhir 2025.

“Capaian ini merupakan hasil sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah. Kebijakan menuju swasembada pangan dijalankan secara searah hingga tingkat bawah,” ujarnya.

Menurutnya, upaya menuju swasembada pangan sejalan dengan program prioritas Pemerintah Kabupaten Banyumas yang tertuang dalam Trilas Bupati dan Wakil Bupati, salah satunya melalui penguatan sektor pertanian sebagai penopang ketahanan pangan daerah.

"Selain mendorong peningkatan produksi, Dinas Pertanian Banyumas juga berupaya menumbuhkan wirausaha dan petani muda guna menjaga keberlanjutan sektor pertanian di masa mendatang,"katanya.

Dia menuturkan, kelompok tani, gabungan kelompok tani, serta kelompok wanita tani menjadi motor utama produksi pertanian yang didukung oleh peran strategis para penyuluh. Peningkatan status penyuluh ke tingkat pusat dinilai menjadi dorongan baru dalam pendampingan kepada petani.

Dengan kolaborasi yang solid antara pemerintah, penyuluh, dan petani, ia optimistis sektor pertanian Banyumas akan terus berkembang dan mampu mewujudkan swasembada pangan secara berkelanjutan.

Sebagai simbol rasa syukur, Wakil Bupati Banyumas Dwi Asih Lintarti memotong tumpeng dan menyerahkannya kepada perwakilan petani. Pada kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para petani atas kerja keras mereka dalam mendukung program-program pemerintah.

Editor : EldeJoyosemito

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut