15.000 Bibit Pohon Bersemi di Bukit Kasturi Lereng Gunung Slamet, Aksi Keren Pemkab Banyumas-Telkom
BANYUMAS, iNewsPurwokerto.id -
Gunung Slamet kini semakin asri melalui aksi penghijauan masif yang melibatkan penanaman 15.000 bibit pohon di Bukit Kasturi untuk memulihkan ekosistem lereng yang menjadi area resapan air penting.
Fokus utama dari gerakan ini adalah menghijaukan kembali wilayah hulu dengan memadukan tanaman alpukat, manggis, dan kopi, serta menyebarkan 10.000 bibit sereh wangi sebagai penahan erosi alami pada tanah lereng yang miring.
Upaya ini diharapkan mampu mengembalikan fungsi hutan sekaligus memberikan dampak ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat Desa Sokawera melalui pengelolaan hasil alam yang melimpah.
"Kami meyakini bahwa pertumbuhan bisnis yang sehat harus berjalan selaras dengan kepedulian lingkungan. Satu pohon yang kita tanam hari ini diproyeksikan mampu menyerap 20 hingga 25 kilogram CO2 per tahun," ungkap Manajer General Support Telkom Regional III, Nugroho Adi Pracoyo, saat menjelaskan pentingnya aksi ini bagi masa depan bumi.
Dukungan senada juga datang dari pihak pemerintah daerah yang melihat potensi besar di balik hijaunya lereng gunung tersebut.
"Ini adalah investasi jangka panjang. Kami berharap Sokawera bisa menjadi Desa Alpukat dan pusat minyak atsiri berkat dukungan infrastruktur dan kepedulian ini," ujar Kabag Perekonomian dan SDA Setda Banyumas, Ahmad Suryanto.
Langkah pelestarian di kaki Gunung Slamet ini digerakkan sepenuhnya oleh PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan bertajuk Telkom Go Zero.
Dengan komitmen ini, Telkom berusaha memastikan bahwa kelestarian alam di Banyumas tetap terjaga sambil tetap membuka peluang bagi desa untuk berkembang melalui dukungan ekosistem digital yang mereka tawarkan.
Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta