Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Bupati Keliling ke RS, Pastikan Penanganan Cepat untuk Korban
Advertisement . Scroll to see content

Detik-detik Bupati Cilacap Terlihat Usai OTT KPK

Sabtu, 14 Maret 2026 | 01:27 WIB
  • author Elde Joyosemito
Detik-detik Bupati Cilacap Terlihat Usai OTT KPK
Bupati Cilacap Syamsul Aulia Rachman terlihat keluar dari Polresta Banyumas setelah diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK. (Foto: iNewsPurwokerto)

PURWOKERTO, iNewsPurwokerto.id - Bupati Cilacap Syamsul Aulia Rachman terlihat keluar dari Polresta Banyumas setelah diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi pada Jumat (13/3/2026).

Keberadaan orang nomor satu di Kabupaten Cilacap itu sempat terlihat saat keluar dari ruang Satuan Reserse Kriminal Polresta Banyumas sekitar pukul 21.15 WIB. Ia bersama rombongan lainnya masuk ke ruang Satreskrim Polresta Banyumas dari jam 16.00 WIB.

Saat meninggalkan lokasi, Syamsul tidak memberikan keterangan apa pun kepada wartawan terkait penindakan yang dilakukan KPK di wilayah Cilacap. Ia tampak mengenakan masker, berpakaian putih dipadukan dengan celana hitam.

Tanpa memberikan pernyataan, Syamsul langsung menuju mobil yang telah menunggu dengan pengawalan aparat kepolisian serta sejumlah orang yang diduga merupakan penyidik KPK.

Tak lama kemudian, rombongan kendaraan yang membawa Syamsul meninggalkan halaman Polresta Banyumas. Hingga kini belum diketahui ke mana rombongan tersebut akan dibawa selanjutnya.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi telah melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Jawa Tengah pada Jumat (13/3/2026). Dalam operasi tersebut, Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman menjadi salah satu pihak yang turut diamankan.

Operasi senyap yang dilakukan lembaga antirasuah itu diduga berkaitan dengan praktik suap proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap.

Editor: EldeJoyosemito

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut